Matamata.com - Rizky Nazar sudah pulang ke rumah dan bahkan ikut melakukan promosi series terbarunya. Aktor tampan ini juga membuat video klarifikasi lewat kanal YouTube sang kakak, Rizkina Nazar.
Rizky Nazar meminta maaf kepada penggemar karena tersandung kasus narkoba dan membuat heboh beberapa waktu lalu. Ia sadar kasusnya cukup mengagetkan banyak pihak, termasuk penggemarnya.
"Terima kasih ya atas dukungannya dan maaf karena kemarin sudah bikin heboh, mengagetkan," kata Rizky Nazar untuk penggemarnya, dikutip dari YouTube Rizkina Nazar, Kamis (3/3/2022).
Rizky Nazar juga menyesal telah mengecewakan banyak pihak karena perbuatannya. Aktor 25 tahun ini berharap hal ini menjadi pelajaran agar ia berubah menjadi lebih baik ke depannya.
"Maaf kalau sudah mengecewakan kalian semua, semoga ini jadi pelajaran buat ke depannya lebih baik lagi," ujar pemain film "Satria Dewa: Gatotkaca" itu.
Ibunda dan kakaknya pun mengamini doa tersebut. Sang ibu juga meminta doa dan titip pesan agar anaknya berhati-hati dalam memilih teman.
"Doain ya Iky makin sukses, ini teguran kecil dari Allah buat kita, semoga Rizky lebih hati-hati lagi dalam memilih teman, siapapun," ujar ibunda Rizky Nazar.
Sementara itu, sang kakak, Rizkina Nazar mengaku kangen dengan adiknya karena sudah lama tak bertemu. Ia pun menyambut adik lelakinya itu dengan sumringah.
"Welcome home, aku merindukanmu adikku," kata Rizkina Nazar.
Rizky Nazar diketahui menjalani rehabilitasi usai ditangkap narkoba jenis ganja. Dalam kurun waktu dua bulan, Rizky sudah bisa menghirup udara bebas kembali.
Merayakan kebebasannya, bintang series "17 Selamanya" itu memilih berkumpul dengan keluarganya. Mereka tampak makan bersama dengan sederhana dan dihadiri keluarga inti saja.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan Dikdik Kusnadi menyebut Rizky Nazar belum sepenuhnya bebas. Ia masih harus menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNNK Jakarta Selatan.
"Sebetulnya bukan bebas, dia masih dua kali lagi untuk rawat jalan. Kan, delapan kali rawat jalan," kata Dikdik Kusnadi saat dihubungi awak media, Selasa (1/3/2022).
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera
-
Pulihkan Sawah Sendiri, Petani di Sumatera Akan Digaji Harian oleh Pemerintah
-
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Sawah di Aceh Gunakan Skema Padat Karya
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo