Matamata.com - Sama seperti para artis tanah air lainnya, Nikita Willy memang memulai pekerjaan di dunia hiburan sejak masih kecil. Tentu saja hal ini dianggap sebagai salah satu keuntungan bagi wanita kelahiran Jakarta ini.
Semenjak menikah dan memiliki seorang anak bersama Indra Priawan, Nikita memang belum muncul lagi di layar kaca. Ditambah lagi, tampaknya ia memilih untuk berfokus mengurus anaknya yang masih bayi, Baby Izz.
Namun baru-baru ini, ia membeberkan seperti apa karir yang ia miliki ketika masih muda. Belum lagi dengan berbagai pendapatan serta cara pengelolaan uang yang ia lakukan.
Momen ini ia sampaikan ketika berbincang bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno. Selain itu, momen ini diabadikan bersama melalui channel YouTube bernama Podcast Ruang Sandi.
Podcast tersebu sudah ditonton dan didengarkan sampai 131 ribu kali oleh warganet sampai Minggu (11/9/2022). Pada podcast ini, Nikita menceritakan bahwa ternyata ia dibantu sang Ibu untuk mengelola uangnya.
Untung saja, Ibunya memberikan saran yang menarik yang bisa membuatnya menyimpan uang dalam waktu yang lama. Apalagi ia mengaku sudah masuk ke dunia hiburan sejak usia 8 tahun.
"Jadi kan aku sudah berkarir, dari umur 8 tahun udah iklan. 9 tahun sinetron dan continue sampai 15 tahun, itu lagi banyak uang," cerita Nikita Willy.
Memiliki uang yang banyak sejak remaja, ia pun memilih bantuan dari Ibunya untuk membeli properti. Ditambah lagi, ia bisa mendapatkan uang dari situ jika apartemennya disewakan dahulu.
Baca Juga
Momen ini mendapatkan perhatian dari warganet apalagi Nikita mengajak untuk saling berinvestasi. Namun ada yang mengatakan bahwa nasib mereka memang berbeda.
"Enak kalau punya pghasilan bisa ditabung sndiri tanpa memikirkan ngasih ke ortu atau saudara," kata warganet.
"Nikita Willy dan mamanya hebat, bisa mengelola keuangan dengan baik," tambah yang lain.
"Pingin kayak kmu Nikita bisa banyak invest, tapi aku terlahir beda nasib," curhat lainnya.
Berita Terkait
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
-
Target Investasi Triwulan I 2026 Diprediksi Tembus Rp497 Triliun, Sektor Hilirisasi Jadi Motor Utama
-
Prabowo Bakal Bangun Pusat Pengolahan Sawit dan Minyak Jelantah Menjadi Avtur
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo