Matamata.com - Anaknya Tabrak Pelajar Hingga Tewas, Ira Riswana Kasih Pesan ke Polisi: Mohon Bekerja Sesuai Fakta Hukum
Proses hukum kasus kecelakaan yang melibatkan anak Ira Riswana, Maulana Malik Ibrahim, masih terus berlanjut. Terkini, pihak kepolisian baru saja melakukan gelar perkara kasus tersebut pada Selasa (9/5/2023).
Untuk diketahui, kasus kecelakaan ini sempat membuat heboh publik. Sebab pelajar korban kecelakaan yang bernama Muhammad Syamil Akbar tewas usai ditabrak mobil Mercy yang dikendarai oleh anak Ira Riswana.
Dalam kasus ini juga seakan terbentuk opini kalau anak Ira Riswana mendapat keistimewaan sebab ayahnya merupakan seorang pejabat kepolisian. Hal ini tentu mendapat respons tegas dari Ira Riswana.
Ira Riswana yang tak bisa hadir saat gelar perkara kemarin memberi pernyataan dalam video yang disebar kepada wartawan. Dalam pernyataannya, Ira mengaku akan bicara kepada wartawan mengenai kasus ini.
"Saya pasti akan biara, saya akan buka semua mengenai kecelakaan yang melibatkan anak saya," kata Ira Riswana.
Selain itu, Ira Riswana berpesan kepada kepolisian, khususnya Polres Metro Jakarta Selatan bekerja sesuai dengan fakta hukum yang ada.
"Saya mohon kepada kepolisian bekerja sesuai dengan fakta hukum yang ada, bukan atas opini pihak-pihak tertentu," imbuh artis 45 tahun ini.
Ira Riswana juga menjamin kalau putranya akan bertanggung jawab dan menjalani proses hukum sebagaimana mestinya.
"Putra saya akan tetap menjalani proses hukum sesuai undang-undang yang ada. Jadi teman-teman sabar ya, sambil menunggu proses hukum apa yang saya ambil beserta pengacara saya nanti," tutur Ira Riswana lagi.
Baca Juga
Sementara itu, masing-masing pihak ngotot bahwa mereka tidak bersalah dalam gelar perkaran kemarin. Dari Ira Riswana tetap berkeyakinan kalau pihaknya tidak bersalah. Meski menabrak, tetapi hal itu tak bisa dihindarkan karena Muhammad Syamil Akbar menerobos lampu merah.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Kemensos Lakukan Asesmen Menyeluruh bagi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terpopuler
-
Stok Beras Aman, Bulog Serap 2,4 Juta Ton Gabah Petani per Mei 2026
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo