Matamata.com - Rizky Firdaus Wijaksana atau Uus mendadak jadi sorotan di media sosial. Masalah bermula dari tulisan Uus di platform Twitter atau X soal situasi di tengah masyarakat Indonesia yang seolah terpecah jadi dua kubu gara-gara isu kemanusiaan di Palestina.
"Ngebelain saudara lain sampai berantem sama saudara sendiri. Kalau kata aku mah, kalemkeun saudara-saudara," ujar Uus, dikutip Matamata.com dari salah satu unggahannya, Senin (30/10/2023).
Uus dalam unggahan lain juga menjelaskan alasan tidak mau ambil bagian untuk menyuarakan dukungan ke Palestina atau pihak mana pun. Menurutnya, mereka yang ikut angkat bicara membela Palestina pun punya sisi tidak beradab juga.
"Apa yang bisa dilakuin sih? Ngomong panjang lebar soal kemanusiaan, tapi kalau nge-fans sama orang juga bisa sampai disumpahin keluarganya, didoain mati, dicari-cari aibnya. Jadi, ya aku mending duduk aja, nonton," kata Uus.
Buntut kemunculan tulisan tersebut, Uus langsung dikritik oleh orang-orang yang menyuarakan dukungan mereka untuk Palestina. Ada yang menuding Uus cuma cari-cari perhatian dengan berlagak beda sendiri.
"Mengejar ingin beda dari orang lain, bang? Bukan satu dua kali nge-tweet nggak jelas kayak gini," tulis akun @baktveri*** di salah satu unggahan Uus.
"Nggak usah sok-sok netral. Lu bukan persneling mobil," timpal akun @opini***.
Tak sedikit juga orang-orang yang menganggap Uus memang antipati ke isu kemanusiaan di perang Israel-Palestina. Uus dianggap selalu mengaitkan segala sesuatu dengan tindakan bully yang dia selalu suarakan di media sosial.
"Ini anak-anak meninggal, rumah sakit dibom. Nggak semuanya harus dibandingin dengan fenomena bullying online yang lo bawa-bawa terus selama ini. Nggak penting," kata akun @zaa***.
"Cerdas banget membandingkannya. Malah fokus ke rasa peduli dan sedih lihat idola disumpahin dan dicari-cari aibnya daripada peduli dan sedih lihat ribuan manusia dibantai," kata akun @marisa***.
Uus sendiri tampaknya tidak mau terlalu menanggapi komentar miring orang-orang soal pendapatnya. Di unggahan terakhir, Uus menuliskan kalimat yang terkesan seperti mempersilakan mereka berkomentar apa saja.
"Ya sudah lah, salam buat keluarga ya. Baik-baik," ucap Uus. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Ketua MPR dan Ketum Muhammadiyah Bahas Tantangan Geopolitik hingga Dukungan untuk Palestina
-
Prabowo Telepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Perkuat Solidaritas Idulfitri
-
Jusuf Kalla Desak Israel Segera Buka Kembali Masjid Al-Aqsa
-
Krisis Medis Gaza Kian Akut, WHO: Stok Obat Habis dan 18 Ribu Pasien Gagal Dievakuasi
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo