Ade Wismoyo | MataMata.com
Djaduk Ferianto dan Butet Kartaredjasa. (Instagram/@masbutet)

Matamata.com - Butet Kartaredjasa sempat menyurati Presiden Joko Widodo. Hal itu ia lakukan sebelum Gibran Rakabuming Raka disahkan menjadi pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Hal itu merupakan buntut kekecewaan Butet atas potensi timbulnya dinasti politik dari keluarga Jokowi.

"Saya kirim surat, mumpung masih ada waktu. Saya sudah nggak tahan," ujar Butet Kartaredjasa di kanal YouTube Najwa Shihab baru-baru ini.

Dalam suratnya kepada Joko Widodo, Butet Kartaredjasa menuliskan doa dan harapan agar ke depannya wacana menjadikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres bisa dipikirkan ulang.

"Saya cuma berdoa, semoga semesta membimbing dan melahirkan mukjizat, melahirkan keajaiban," tutur Butet Kartaredjasa.

Sama seperti masyarakat Indonesia lainnya, Butet Kartaredjasa merasa terlalu dini kalau Gibran Rakabuming Raka ditunjuk sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Sekalipun dalam putusan Mahkamah Konstitusi ada frasa tentang punya pengalaman sebagai kepala daerah, Butet tetap merasa Gibran belum patut jadi wakil pemimpin negara.

"Berpengalaman jadi wali kota? Dua tahun? Baru jalan dua tahun. Tugasnya itu lima tahun loh. Dua tahun kok berpengalaman?," tanya Butet Kartaredjasa.

Load More