Matamata.com - Selebriti sekaligus model, Kim Kardashian West menjadi pembicaraan karena pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Perjumpaan mereka dilangsungkan di Gedung Putih, Washington DC pada Rabu (30/5).
Istri dari rapper Kanye West itu datang dengan mengenakan setelan formal serba hitam dan sentuhan hijau neon pada heels andalannya.
Kedatangannya itu rupanya untuk membahas reformasi rumah tahanan dan proses penjatuhan hukuman.
Seperti yang dituliskan presiden negeri adidaya itu di unggahan foto instagramnya, "Great meeting with Kim Kardashian today, talked about prison reform and sentencing."
“Sangat senang bertemu dengan Kim Kardashian. Berbicara tentang program reformasi penjara dan proses penjatuhan hukuman,”
Instagram/@realdonaldtrump
Selain itu, Kim Kardahsian sekaligus mengajukan permohonan keringanan hukuman bagi Alice Marie Johnson, perempuan 62 tahun yang divonis penjara seumur hidup karena penyalahgunaan narkoba.
Walaupun Kim Kardashian dikenal sebagai sosialita dan penuh kontroversi, Ia juga punya sisi humanis.
Kim Kardashian kerap menyerukan pembebasan terhadap Alice Marie Johnson yang telah mendekam di penjara selama lebih dari dua dekade atas kasus kejahatan narkoba.
Alice Marie Johnson divonis penjara setelah diketahui menjadi perantara telepon antara distributor dan penjual narkoba. Hal ini terpaksa dilakukannya untuk menopang kehidupannya yang serba sulit. Kala itu, Alice baru saja bercerai, tidak punya pekerjaan, dan kehilangan anaknya dalam kecelakaan.
Alice dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat pada 1996.
Kisah Johnson pertama kali diketahui oleh Kardashian, setelah dia menyaksikan video singkat tentang kasus tersebut.
Karena merasa tersentuh, Kim pun meminta pengacara pribadinya untuk mempelajari kasus ini dan membayar tim hukum untuk Johnson.
Menurut keterangan dari anak Alice, proses peradilan bagi ibu mereka makin dipercepat setelah campur tangan bintang reality show Keeping Up With Kardashians itu.
Karena Kim gagal memenangkan dukungan Kongres, maka dari itu Ia meminta pengampunan dari presiden dan tindakan grasi bagi Alice.
"Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump untuk waktunya siang ini. Harapan kami Presiden bisa mengabulkan grasi kepada Nona Alice Marie Johnson yang tengah menerima hukuman seumur hidup untuk kasus pertamanya yang berhubungan dengan narkoba tanpa berbau kekerasan," tutur Kim Kardashian via Twitter usai pertemuannya dengan Donald Trump.
Berita Terkait
-
Kemitraan Strategis dan Diplomasi Gaza: Saat Macron Jamu Prabowo di Istana lyse
-
Tangkis Pernyataan Trump, China Beberkan Data Dominasi Energi Angin Dunia
-
Hadiri WEF 2026, Presiden Prabowo Siap Sampaikan Pidato Khusus di Davos
-
Panas! China Sebut Kesepakatan Cip AS-Taiwan Langgar Kedaulatan Beijing
-
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
Terpopuler
-
Para Pemenang DA 7, Tasya hingga April Siap Isi Program Ramadan Indosiar
-
Resmi Gabung Persija, Shayne Pattynama Jadi Pemain 'Multifungsi' Macan Kemayoran
-
Kemitraan Strategis dan Diplomasi Gaza: Saat Macron Jamu Prabowo di Istana lyse
-
Semangat Tanpa Batas: Di Usia 61 Tahun, Tatok Hardiyanto Kembali Sumbang Medali untuk Indonesia
-
Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Mesuji Tembus Pasar Global dan Ritel Modern
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!