Matamata.com - Hal miris lagi-lagi harus menghampiri AKB48 karena kelakuan fansnya. CD yang berisi single baru mereka 'Teacher-Teacher' ditemukan menggunung di tempat sampah padahal baru saja habis terjual sebanyak 2,5 juta copy pada saat pre-order.
Minggu ini super idol AKB48 memang merilis single terbaru mereka yang berjudul Teacher Teacher.
CD baru tersebut mendapat sambutan yang sangat meriah dari fan karena baru beberapa hari saja sudah terjual 2,5 juta copy. Wow!
Bahkan, CD yang harusnya baru resmi keluar tanggal 30 Mei ini sudah habis dipesan pada 29 Mei lewat sistem pre-sale dengan total penjualan 2.580.513 copy.
Hal ini karena sebelumnya sudah ada pengumuman bahwa video musik AKB48 yang terbaru ini bekerjasama seorang koreografer K-pop yang membuat fan makin penasaran.
Tambahan lagi, di CD baru super idol ini juga terdapat tiket vote untuk pemilihan akbar AKB48 berikutnya. Yang artinya fan bisa memilih idol berkali-kali selama mereka bisa membeli CD baru AKB48 berulangkali juga hanya untuk mendapatkan tiket vote.
Sayangnya, fan yang membeli banyak CD untuk mendukung pemilihan idol favoritnya ini tidak menyimpan CD-nya baik-baik.
Terbukti, kemarin banyak ditemukan berkarung-karung CD yang berisi single Teacher-Teacher di tempat sampah hanya selang 24 jam dari waktu perilisan.
Foto yang menunjukkan sebuah tong sampah dipenuhi CD AKB48 ini diunggah oleh seorang pengguna twitter dengan username @songokkun1 pada hari Rabu, 30 Mei 2018.
"Buang-buang saja, apa tidak bisa yang dijual hanya tiket vote tanpa CD-nya?" ujar pengunggah foto. "Kalau tidak salah sebelum ini ada juga kasus pembuangan ilegal yang diberitakan kan ya," tambahnya lagi.
Akibat dari fenomena ini, masyarakat kembali memberi cap merah baik pada produsen maupun fan AKB48. Banyak dari mereka yang menilai bahwa cara penjualan seperti ini tidak efisien.
"Mereka enggak butuh musik, mereka cuma butuh voting idolnya doang."
"Dasar tidak menghargai musik. Ini menunjukkan kalau idol mereka tak ada harganya lagi dibanding artis lain. Kalau benar-benar suka, mereka harusnya menyimpan CD-nya."
Pernah diberitakan tahun lalu, kejadian serupa juga pernah dilakukan oleh oknum penggemar AKB48.
Kejadian itu bahkan termasuk ke dalam perbuatan ilegal, karena fan membuangnya di daerah Gunung Fukuoka sehingga pelakunya diamankan kepolisian.
Matamata.com/Yoeni Syafitri Sekar Ayoe
Berita Terkait
-
Yusril Buka Peluang Jepang Ajukan Transfer Napi, Bahas Visa hingga Kerja Sama Hukum
-
China Tegaskan Penguncian Radar ke Jet Tempur Jepang Sesuai Hukum Internasional
-
DPR Dorong Indonesia Adopsi Kebijakan Korea Selatan untuk Tampilkan Riwayat Pelaku Bully Saat Daftar Kuliah
-
Yusril: Jepang Jadi Mitra Strategis Indonesia Perkuat Reformasi Hukum
-
Prabowo Puji PM Jepang Pertama Sanae Takaichi: Menguasai Persoalan Utama
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!