Matamata.com - Paris Michael Katherine Jackson merupakan putri tunggal dari pasangan Michael Jackson dan Debbie Rowe. Perempuan kelahiran 3 April 1998 tersebut, saat ini mulai mengikuti jejak karir sang ayah dalam bermusik.
Selain menjadi seorang penyanyi, Paris Jackson tengah disibukkan dengan kegiatanya menjadi seorang aktris dan model salah satu agensi ternama di New York.
Sepeninggal sang ayah, Paris Jackson sempat mengalami tindakan asusila dan terjerumus dalam dunia obat-obatan terlarang. Beruntung, Paris Jackson dibantu oleh keluarganya untuk kembali pulih lewat rehabilitasi.
Belum lama ini, Paris Jackson dikabarkan tengah bolak-balik ke pengadilan untuk mengurus surat peringatan penahanan terhadap seseorang yang sedang mencoba meneror dirinya.
Paris Jackson mengurus surat penahanan atas perlakuan tidak menyenangkan dari seseorang bernama Nicholas Steven (23) yang mencoba membuntuti dan meneror dirinya.
Dilansir dari TMZ, Nicholas mendapatkan surat peringatan untuk tidak mendekati Paris Jackson sampai dengan tanggal 24 Juli 2018. Ketika masa surat peringatan tersebut berakhir, proses hukum baru akan dilanjutkan ke persidangan.
Dalam laporannya, Paris Jackson menceritakan kronologi teror yang dilakukan oleh Nicholas. Malam itu Nicholas, seseorang yang belum pernah Paris kenal, tiba-tiba muncul di lokasi Paris Jackson bekerja.
Paris sempat berinteraksi dalam waktu singkat dengan Nicholas. Dirinya mengatakan bahwa telah menunggu Paris Jackson di luar studio selama 15 jam dengan nada kasar.
Salah satu teman Paris Jackson yang melihat temannya sedang dalam keadaan dibuntuti, mencoba memperingatkan Nicholas untuk pergi secepatnya dari lokasi dimana Paris berada.
Sebelum Paris Jackson memutuskan untuk melapor polisi, Nicholas sempat mengancam Paris Jackson dengan berkata "Pada tengah malam semuanya akan berakhir, caranya berakhir dengan dia atau dengan senapan."
Tak hanya itu, setelah kejadian tersebut Nicholas masih sempat meneror Paris Jackson lewat pesan singkat di akun twitternya. Nicholas menuliskan pesan singkat bertuliskan "belahan jiwaku" kepada Paris Jackson.
Sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti apa motif dari Nicholas Steven melakukan teror tersebut terhadap Paris Jackson. Sangat disayangkan kejadian ini membuat Paris Jackson semakin sedih setelah seminggu yang lalu dirinya menerima kabar duka dari kakeknya, Joe Jackson yang meninggal di usia 89 tahun setelah berjuang dengan penyakit kankernya.
Berita Terkait
-
Sudah Wafat 14 Tahun, Kasus Pelecehan Seksual Mendiang Michael Jackson Dibuka Kembali
-
Laporan Baru Ungkap Michael Jackson Kenakan 19 Identitas Palsu, Demi Bisa Beli Narkoba
-
8 Artis Dapat Gaji Besar Walau Sudah Meninggal, Artis No. 6 Paling Banyak
-
6 Artis Kecanduan Oplas: Semua Wajahnya Jadi Mirip
-
Ridwan Kamil Joget Moonwalk Ala Michael Jackson Demi Istri: Awas Encok!
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!