Matamata.com - Kini nama Tyra Banks sudah tak asing lagi di dunia modeling. Namun, ada masa di mana dirinya menjalani saat-saat sulit, utamanya ketika memulai karier.
Hal itu terlebih karena dia tak mendapat dukungan dari sosok model kulit hitam yang jadi idolanya, Naomi Campbell.
Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Tyra Banks mengaku dimusuhi oleh Naomi. Kala itu, Tyra merasa dianggap pesaing karena mereka sama-sama model berkulit hitam.
Tyra berkata, seolah-olah hanya ada satu kursi bagi model kulit hitam sehingga Naomi merasa harus mempertahankan posisinya. Sayangnya, Tyra tak melihat hal yang sama pada model kulit putih.
Padahal menurut Tya Banks, dirinya bukan pesaing Naomi Campbell. Baginya, Naomi adalah sosok yang ia idolakan, seorang supermodel, sedangkan dirinya hanyalah model yang baru belajar di dunia mode.
"Itu bukan sebuah persaingan. Aku sangat sensitif dengan kata itu karena sebuah persaingan adalah antara dua orang setera di mana untukku salah satunya sangat dominan," ungkap Tyra Banks.
"Ia adalah seorang supermodel dan aku hanya gadis baru yang baru mendarat dengan pesawat dari Paris dan belajar fashion serta majalah," imbuhnya.
Tyra Banks juga berkata dirinya sering menangis di malam hari karena ketakutan.
"Orang-orang tidak tahu aku pulang ke rumah di malam hari sambil menangis karena wanita yang jadi panutanku terlihat seperti dia tidak ingin aku berada di sana dan melakukan apapun yang dia bisa untuk membuatku pergi," ungkap Tyra.
Namun itu semua sudah menjadi masa lalu bagi mereka. Pada tahun 2005, keduanya berbaikan. Naomi Campbell bahkan bersedia datang sebagai bintang tamu di acara talkshow Tyra Banks.
Berita Terkait
-
Fisik Sering Dibilang Jelek dan Buluk, Evi Masamba: Saya Bangga
-
Tuai Kritikan Pedas! Model Naomi Campbell Pakai Hazmat di Bandara
-
Selain Kendall Jenner, Karya Rinaldy Yunardi Juga Dipakai Naomi Campbell
-
Miris, Naomi Campbell Pernah Dilarang Masuk Hotel Gara-Gara Warna Kulit
-
Mengulik Diet Aneh ala Naomi Campbell, Terlalu Ekstrem?
Terpopuler
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!