Matamata.com - Meski berstatus sebagai aktor ternama, namun Adrian Grenier tak malu untuk memungut sampah di Bali.
Aktor asal Amerika Serikat itu memulungi sampah sampai berkarung-karung di pantai yang berada di kawasan Uluwatu, Bali.
Lewat unggahan terbarunya di Instagram pada Minggu (8/3/2020), terlihat berkarung-karung sampah yang berhasil dibersihkan oleh pemain film The Devil Wears Prada itu.
"Itu plastik yang cukup banyak bagi seorang pria untuk dibawa ke pantai !!! Dan untuk mengurai semua pancing dan tali, terjerat di antara rumput laut," tulisnya.
Di situ, dia mengimbau agar mulai mengurangi penggunaan plastik. Menurut aktor Hollywood ini, cara tersebut paling efektif untuk menjaga pantai tetap bersih.
"Beach-Clean-Ups adalah upaya komunitas yang hebat tetapi kita perlu memperbaiki masalah dari sumbernya - manufaktur dan konsumsi. Tuntut agar bisnis menemukan alternatif selain plastik, dan batasi penggunaan Anda sendiri," katanya.
"Tapi sungguh, kalian harus menyingkirkan sedotan plastik, dan botol air plastik. Terus apalagi yang bisa kalian gantikan? Tantangan: beralih ke pasta gigi, deodoran dan floss dalam botol kaca, hanya gunakan bambu atau sikat gigi selain plastik," sambungnya lagi.
Tak pelak, aksi Adrian Grenier pun langsung menjadi perbincangan hangat netizen Indonesia maupun Internasional.
"Terima kasih, Adrian. (means, Thank You)," kata @nukesutrisno di kolom komentar.
"Thanks for doing that," timpal @melodyfederer.
"Sistem berubah! Bersama kita bisa membuat masa depan dengan tanpa sampah plastik," tambah @lonelywhale.
Seperti yang kita tahu, beberapa waktu yang lalu Hotman Paris menyoroti keadaan Indonesia yang darutat sampah.
''Baru ketangkap 2000 lebih kontainer sampah dari negara asing di pelabuhan Indonesia oleh pihak bea cukai. Itu baru yang ketangkap baru-baru ini. Selama ini gimana? Ternyata negara-negara asing yang tidak bisa mengatasi sampah busuk plastik dan lain-lain menjadikan Indonesia sebagai tempat pembuangan sampah. Beribu-ribu kontainer dikirim ke Indonesia untuk dibuang di daerah Indonesia. Entah dimana itu dibuang. Ini gimana ini, siapa importirnya ini. Masih perlu nggak Kementerian Lingkungan Hidup. Bagaimana dengan bea cukai, ini sudah berapa lama terjadi ini sampah import ini? Kenapa baru sekarang ketahuan? Gawat negaraku ini, gawat," ujar Hotman Paris dalam videonya. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Cegah Abrasi di Kuta hingga Candidasa, Jepang Garap Proyek Jumbo Rp1,08 T di Bali
-
Pariwisata Indonesia Berjaya di Awal 2026: Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia
-
Sasar Pariwisata Berkualitas, Pemprov Bali Bakal Cek Tabungan Wisman Mulai 2026
-
Menkum Ajak Warga Bali Selesaikan Sengketa Lewat Posbankum Berbasis Kearifan Lokal
-
Menteri ATR Ingatkan Bali: LP2B Masih Jauh di Bawah Kebutuhan Lahan Sawah
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!