Inul Daratista. (Instagram/@inul.d)

Matamata.com - Inul baru-baru ini membuat netizen menjadi geram atas apa yang ia katakan. Pasalnya, penyanyi dangdut senior ini menyebut bahwa KDRT sebagai hal yang wajar dan biasa.

Sementara pada saat yang sama, juniornya, Lesti Kejora tengah tersandung kasus dugaan KDRT dalam rumah tangganya. Inul juga dikenal cukup dekat dengan Lesti Kejora.

Menurut Inul, 'KDRT' bisa menjadi hal yang wajar untuk pengantin baru. Begitu pula dengan mengucapkan beberapa kata kotor kepada pasangan.

Baca Juga:
Dikira Muslim, Farel Prayoga Malu-Malu Bahas Agama di Depan Gus Miftah

Inul Daratista dan Lesti Kejora (Instagram/@inul.d)

Tak hanya membuat netizen geram, ucapannya pun sampai ke telinga seorang dokter. Dr. Lita Gading pun membuka suara atas ucapan Inul ini.

Melalui akun Instagram miliknya, Dr. Lita Gading menyanggah ucapan Inul Daratista. Ia juga menunjukkan seberapa bahayanya KDRT bagi seorang pasangan.

"Seorang artis besar hendaknya menjaga lisannya agar tidak menjadi contoh negatif dan pembenaran untuk netizen," tulis Dr. Lita Gading di Instagram pada Selasa (4/10/2022).

Baca Juga:
8 Momen Lamaran Sisca Kohl dan Jess No Limit, Detail Gaunnya Cantik Banget

Ia menambahkan, jika sampai ucapan Inul tersebar, mungkin banyak yang mewajarkan kekerasan kepada pasangan dalam rumah tangga.

"Saya minta klarifikasinya, kalau sampai ini tersebar dan Anda yang mengatakan itu, ini sangat berbahaya," kata Dr. Lita Gading.

Baca Juga:
Irfan Hakim Tantang Raffi Ahmad Telpon Ayu Ting Ting, Netizen: Julid Banget Si!

Tidak tanpa alasan, Dr. Lita Gading menilai bahwa dampak dari KDRT itu tidak bisa diremehkan.

"Dampak dari KDRT itu panjang sekali," tambah dokter tersebut.

Semenjak video ini tersebar, banyak orang yang mengaku kecewa dengan Inul Daratista. Tak sedikit yang menyebutnya sebagai sosok yang tidak konsisten.

Baca Juga:
Ogah Dikira Pansos, Dewi Perssik Bongkar Alasan Belum Jenguk Lesti Kejora

"Gak konsisten sama omongannya," kata netizen.

"Inul suka beda-beda ya omongannya," tambah yang lain.

"Setuju gak wajar sih, takut kalo kebablasan dan menjadi kebiasaan," komentar lainnya.

 

Load More