Matamata.com - Beberapa waktu lalu, Puan Maharani memberi semangat kepada kader perempuan PDIP Lampung Selatan. Pada momen tersebut, Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan mengatakan bahwa tahun 2024 nanti akan ada presiden dari kalangan perempuan kembali.
"Kalau satu perempuan punya cita-cita mendapat posisi di manapun dia berada, berarti perempuan lain pun pasti bisa. Di Lampung sudah banyak bupati perempuan. Kita juga punya banyak menteri perempuan, sudah ada wakil presiden perempuan, ada presiden perempuan," ujar Puan Maharani.
"Artinya Insyaallah 2024 akan ada lagi kepala daerah perempuan, menteri perempuan, presiden perempuan juga akan ada lagi Insyaallah. Tapi semua itu harus dengan perjuangan," tambahnya.
Tak disangka, ucapan Puan Maharani terkait presiden perempuan di tahun 2024 malah diprotes dan dikritik oleh para netizen.
Netizen menganggap Puan hanya sedang berharap dirinya ingin menjadi presiden. Ucapan Puan itu pun langsung dibalas dengan sindiran pedas para netizen.
"Maaf nggak dulu," komentar netizen.
"Umur segitu emang lagi halu-halunya sih," imbuh netizen yang lain.
"Sampai sebegitu yakinnya dia.. Jangan-jangan udah ada yang menjamin buaat gantiin nganuu," timpal netizen lainnya.
"Gunakan hak suara kalian guys.. biar gak sampe kejadian," komentar netizen yang lain.
"Tanda-tanda kiamat kecil," imbuh netizen.
"Kalau tiba-tiba dia jadi presiden.. Perlu dipertanyakan ya netizen," tulis netizen lainnya.
"Semangat Bu puan, anda wanita hebat, saya akan membantu dan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak memilih ibu," timpal netizen yang lain.
Pada kesempatan yang sama, Puan menyampaikan terimakasihnya kepada para kader yang antusias. Menurutnya, partisipasi perempuan di bidang politik harus mendapat dukungan.
"Ini menunjukkan, bahwa perempuan bisa. Perempuan mampu. Perempuan harus diberi kesempatan. Perempuan harus punya peluang. Perempuan bisa hebat,” kata Puan dalam keterangannya, dikutip Jumat (26/8/2022).
Puan lantas mengingatkan agar para kader perempuan PDIP itu untuk tidak melupakan kodratnya sebagi perempuan. Sekalipun memiliki eksistensi di luar rumah, kata Puan, perempuan tetap harus menjaga perannya sebagai ibu dan istri.
Puan memberi contoh bagaimana Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang pernah menjadi Presiden dan Wakil Presiden masih tetap menjalankan tugasnya sebagai ibu dan istri. Hal tersebut yang kemudian ia teladani dari sang ibunda sebagai wanita karier.
Tag
Berita Terkait
-
Puan Maharani Tegaskan APBN 2026 Bukan Sekadar Angka: Fokus Lapangan Kerja dan Daya Beli
-
Puan Temui Ketua Kadin Bahas Sinergi Pengusaha dengan Program Pemerintah
-
Puan Maharani Apresiasi Peran Istri Anggota DPR RI di Tengah Sorotan Publik
-
Hari Kesaktian Pancasila 2025, Puan Maharani: Kokohkan Tekad Amalkan Nilai Pancasila
-
DPR Bahas Reformasi Kelembagaan, Puan Tegaskan Siap Pimpin Perubahan
Terpopuler
-
Kritik Fenomena AI, PKB: Cari Orang Cerdas Itu Mudah, Cari yang Beradab Itu Sulit
-
Realisasi APBN KiTa Januari 2026: Penerimaan Cukai Terkontraksi, Bea Keluar Anjlok 41,6 Persen
-
Cegah Karhutla Meluas, Langit Riau Bakal "Diguyur" Belasan Ton Garam
-
Diam-diam! Lisa 'Blackpink' Syuting Film di Kemang, Ini Kata Polisi
-
Bulog Siapkan Gudang Logistik 2-3 Hektare di Kampung Haji Arab Saudi
Terkini
-
Ungu Persembahkan Single Religi 'Pulang Pada-Mu', Kerinduan Hamba Kepada Tuhan-Nya di Tengah Hidup Yang Sibuk
-
5 Merk AC Terbaik yang Cepat Dingin, Awet, dan Hemat Listrik
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Miles Films Rayakan 30 Tahun Lewat Pameran Musik dan Film di Lokananta
-
Kesalahan Umum Karyawan Saat Memulai Usaha Sampingan