Matamata.com - Sebagai anggota keluarga orang nomor satu di Indonesia, tentu saja momen pernikahan anak Presiden akan menjadi sorotan. Acara yang mewah dan megah tentunya menjadi gambaran yang identik dengan hajatan seorang pemimpin negara.
Belum lama ini pernikahan anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono turut mencuri perhatian masyarakat. Tak sedikit yang mencibir Jokowi yang telah menikahkan ketiga anaknya selama menjabat sebagai Presiden.
Namun, ternyata tak hanya Jokowi saja, SBY juga pernah menikahkan kedua putranya saat masih menjabat sebagai pemimpin negeri ini. Salah satu hal yang menjadi sorotan dari hajatan presiden ini adalah lokasi pernikahannya.
Diantara keduanya, manakah yang lebih mewah dalam menggelar acara nikahan anak mereka? Yuk, simak adu mewah tempat pernikahan anak Presiden berikut ini!
1. Istana Bogor
Dalam sejarah Indonesia, ternyata hanya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sajalah yang menggelar pernikahannya di Istana Bogor. Saat mempersunting Annisa Pohan pada 8 Juli 2005, ia memang masih menjadi anggota militer.
Tidak heran jika pernikahan putra sulung SBY ini dibuka dengan acara 'Pedang Pora'. Sementara itu, Istana Kepresidenan Bogor ini diketahui memiliki luas lebih dari 28 hektare. Tentunya bisa dibayangkan betapa meriahnya acara pernikahan tersebut.
2. Istana Kepresidenan Cipanas
Putra kedua SBY juga menggelar penikahannya saat sang ayah masih menjabat sebagai Presiden. Edhie Baskoro Yudhoyono menikahi Siti Ruby Aliya Rajasa pada 24 November 2011 silam.
Rangkaian acara nikahan Ibas ini digelar meriah dengan mengusung adat Palembang di Istana Kepresidenan Cipanas. Dua hari setelah akad nikah, pasangan ini menggelar resepsi dengan adat Jawa di Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta.
3. Gedung Graha Saba Buana
Kedua anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu sama-sama memilih Gedung Graha Saba Buana sebagai lokasi pernikahan.
Meski berstatus sebagai anak presiden, namun keduanya memilih menggelar pernikahannya secara sederhana. Graha Saba Buana sendiri diketahui merupakan gedung milik keluarga Jokowi. Gedung yang memiliki desain lawas ala kolonial ini dapat menampung lebih dari dua ribu tamu undangan, lho.
Selain tak perlu keluar biaya untuk sewa gedung, pernikahan Kahiyang dan Bobby menggunakan jasa katering milik Gibran. Wah, bisa meminimalisir biaya nikahan, nih.
4. Pendopo Agung Royal Ambarrukmo
Berbeda dengan kedua kakaknya, Kaesang Pangarep memilih Pendopo Agung Royal Ambarrukmo yang terletak di kawasan hotel Royal Ambarrukmo sebagai termpat pernikahannya. Anak bungsu Jokowi tersebut resmi menikahi Erina Gudono pada 10 Desember 2022 kemarin.
Hotel yang awalnya bernama Pesanggrahan Ambarukmo ini ternyata dulu sering digunakan sebagai tempat menjamu tamu keraton Yogyakarta, lho.
Nah, itu dia adu mewah tempat pernikahan anak presiden Jokowi dan SBY, mana nih yang menurutmu paling mewah?
Tag
Berita Terkait
-
Roy Suryo dkk Minta Uji Forensik Independen atas Ijazah Jokowi
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
-
Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi
-
SBY Hadiri Haul ke-9 Haji Mochamad Thohir di Masjid At-Thohir Depok
-
Bawa Ijazah Asli, Jokowi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya