Yohanes Endra | MataMata.com
Tunaiku by Amar Bank. (ist)

Matamata.com - Memulai usaha sampingan sering kali menjadi impian bagi banyak karyawan yang ingin menambah penghasilan atau mengejar passion. Tapi, meskipun niat dan semangat tinggi, banyak karyawan yang tanpa sadar membuat kesalahan yang bisa menghambat perkembangan usaha sampingan.

Salah satu cara untuk menghindari hambatan dalam memulai usaha adalah dengan memiliki perencanaan yang matang. Jika memerlukan modal untuk memulai, pinjol yang terdaftar di OJK bisa menjadi solusi yang aman dan praktis. Tunaiku by Amar Bank menawarkan KTA online dengan limit hingga 30 juta, bunga ringan mulai dari 0.1% per hari, dan approval dalam 3 menit.

Dengan proses pengajuan yang mudah dan beragam metode pembayaran cicilan, Anda bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa khawatir soal pembiayaan. Untuk pertanyaan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi CS Tunaiku di Whatsapp: 081132266859, Call Center: (021) 40005859, atau email ke tanya@amarbank.co.id. Pembatalan pinjaman juga bisa dilakukan melalui call center Tunaiku.

Kesalahan Karyawan Saat Memulai Usaha Sampingan yang Perlu Dihindari

Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh karyawan saat memulai usaha sampingan, yang perlu dihindari agar usaha bisa berkembang dengan lancar.

1. Tidak Menyusun Rencana Keuangan yang Jelas

Salah satu kesalahan utama yang sering dilakukan oleh karyawan saat memulai usaha sampingan adalah tidak menyusun rencana keuangan yang matang. Tanpa perencanaan yang jelas, sulit untuk memantau pengeluaran, pendapatan, dan perkembangan usaha. Karyawan yang baru memulai sering kali terjebak dalam penggunaan dana yang tidak terstruktur, yang akhirnya berdampak pada cash flow usaha.

2. Mengabaikan Waktu dan Keseimbangan Kerja

Memulai usaha sampingan sering kali mengharuskan karyawan untuk bekerja lebih banyak jam, baik di kantor maupun di usaha sampingan.

Tanpa perencanaan yang tepat, banyak yang merasa kelelahan dan mengalami kesulitan menjaga keseimbangan antara pekerjaan utama dan usaha sampingan.

3. Tidak Memanfaatkan Teknologi dengan Maksimal

Di era digital, banyak alat dan aplikasi yang bisa membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Namun, banyak karyawan yang mulai usaha sampingan justru tidak memanfaatkan teknologi ini dengan baik. Misalnya, menggunakan aplikasi pembukuan atau software manajemen untuk mengatur jadwal dan keuangan usaha.

4. Kurang Melakukan Riset Pasar

Kesalahan lainnya adalah tidak melakukan riset pasar dengan baik. Tanpa mengetahui kebutuhan pasar dan pesaing yang ada, usaha sampingan yang dijalankan cenderung tidak dapat bertahan lama.

Sebelum memulai usaha, sangat penting untuk mengetahui siapa target pasar, apa yang dibutuhkan, dan bagaimana cara bersaing dengan usaha lain yang sejenis. Riset pasar yang mendalam akan membantu menentukan produk atau layanan yang tepat untuk ditawarkan.

5. Tidak Mempunyai Visi yang Jelas

Karyawan yang memulai usaha sampingan sering kali hanya berfokus pada pendapatan jangka pendek, tanpa mempertimbangkan visi jangka panjang.

Memiliki visi yang jelas mengenai arah dan tujuan usaha sangat penting agar usaha tersebut dapat berkembang menjadi bisnis yang lebih besar.

6. Tidak Menghitung Modal dengan Teliti

Banyak karyawan yang merasa bisa menjalankan usaha sampingan dengan modal minimal tanpa menghitung kebutuhan modal secara rinci.

Modal yang tidak cukup atau tidak dihitung dengan teliti bisa menghambat usaha yang sedang dibangun. Selain itu, ketidakmampuan mengelola modal dengan baik dapat menyebabkan masalah finansial di kemudian hari.

7. Mengabaikan Kualitas Layanan atau Produk

Mengabaikan kualitas produk atau layanan sering kali menjadi kesalahan besar yang dilakukan karyawan saat memulai usaha sampingan. Tanpa fokus pada kualitas, usaha sampingan sulit untuk membangun basis pelanggan yang loyal.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, karyawan yang ingin memulai usaha sampingan dapat menghindari kesalahan umum dan membangun bisnis yang lebih stabil dan berkembang. Kini, Tunaiku hadir di berbagai kota, termasuk Makassar, untuk membantu memenuhi kebutuhan dana mendesak dengan mudah.

Solusi Dana Mendesak untuk Warga Makassar!

Untuk Anda yang berada di Makassar, Tunaiku by Amar Bank hadir sebagai solusi keuangan untuk memenuhi kebutuhan dana mendesak dengan cara yang praktis dan efisien. Melalui layanan pinjaman online 100% tanpa jaminan, Tunaiku membantu pembiayaan berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian gadget, smartphone, hingga perangkat elektronik lainnya.

Tunaiku menawarkan limit pinjaman hingga jutaan rupiah dengan pilihan tenor yang fleksibel, sehingga cicilan dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial. Skema ini memungkinkan kebutuhan penting tetap terpenuhi tanpa harus menunda rencana karena keterbatasan biaya.

Aplikasi Tunaiku dapat diunduh dengan mudah untuk memulai proses pengajuan pinjaman. Dengan sistem digital yang sederhana, Tunaiku memberikan kemudahan akses dana untuk berbagai kebutuhan, baik pembelian perangkat baru maupun kebutuhan mendesak lainnya, sebagai bagian dari solusi keuangan digital yang dapat diandalkan di Makassar.

Load More