Matamata.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merilis fitur Loan On App (LOA) pada aplikasi BRImo yang memungkinkan pemegang kartu kredit BRI mencairkan sebagian limit kartunya menjadi dana tunai ke rekening tabungan.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menjelaskan, kehadiran fitur ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan digital bagi nasabah.
“Fitur Loan On App memberikan fleksibilitas finansial yang cepat dan praktis. Ini memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan layanan digital yang adaptif dan relevan melalui BRImo,” kata Agustya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (30/6).
Melalui LOA, nasabah dapat mencairkan hingga 50 persen dari sisa limit kartu kredit atau maksimal Rp75 juta. Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening tabungan BRI yang telah terdaftar di aplikasi BRImo.
Fitur ini juga mengubah dana yang dicairkan menjadi cicilan tetap per bulan, dengan pilihan tenor hingga 36 bulan. Nasabah diberikan keleluasaan dalam menentukan skema pembayaran sesuai kemampuan, dengan suku bunga kompetitif mulai dari 0 persen.
BRI menyebut fitur ini sebagai solusi pencairan dana cepat tanpa perlu melalui proses pinjaman konvensional. Cukup dengan memanfaatkan limit kartu kredit, proses pengajuan LOA dapat dilakukan langsung di aplikasi BRImo versi terbaru (2.85.0), pada menu “Kartu Kredit”.
Jenis kartu kredit yang dapat menggunakan fitur ini mencakup berbagai pilihan sesuai kebutuhan dan gaya hidup nasabah, seperti BRI Touch, BRI Easy Card, BRI Mastercard Platinum, BRI JCB Platinum, hingga BRI Visa Infinite.
Demi keamanan, pengajuan hanya bisa dilakukan oleh pemegang kartu utama. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam menjaga keamanan data dan perlindungan konsumen.
Setelah mengisi formulir pengajuan dan menyetujui syarat ketentuan, nasabah cukup menunggu proses persetujuan. Dana akan dicairkan dalam waktu maksimal 1x24 jam ke rekening tujuan sesuai ketentuan berlaku. (Antara)
Berita Terkait
-
Pramono Anung Kecewa Laga Persija vs Persib Batal Digelar di GBK
-
Rupiah Melemah, Prabowo Beri Restu BI Jalankan 7 Jurus Penyelamatan Ini
-
Rupiah Melemah Tembus Rp17.289, Menko Airlangga Sebut Akibat Gejolak Global
-
Menkeu Purbaya: Fokus Ekonomi RI Bergeser ke Pertumbuhan Produktif dan Berkelanjutan
-
KPK Dalami Mekanisme Lelang EDC BRI, Mantan Direktur dan Pihak Swasta Diperiksa
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Menko Pangan Minta BGN Tingkatkan Serapan Telur Lewat Program Makan Bergizi Gratis