Matamata.com - Kabar terciduknya Sandy Tumiwa karena narkoba kini tengah menjadi sorotan. Polisi mengungkapkan bahwa Sandy Tumiwa sebagai pecandu narkoba. Hal ini diperkuat dengan pengakuannya saat penyidikan, mantan suami Tessa Kaunang itu mengaku membeli sabu dua hari sekali.
Namun pernyataan tersebut justru dibantah pengacara Sandy Tumiwa, Gus Bejo. Menurunya, keterangan Sandy soal dua hari sekali membeli sabu, karena kliennya masih dalam pengaruh narkotika.
"Ngga benar itu (Sandy Tumiwa beli sabu dua hari sekali). Jadi begini, terkait beberapa stigma yang dikeluarkan Sandy ya, penyampaian tersebut masih dalam pengaruh obat. Jadi seperti pemeriksaan saja jawabannya masih berbolak-balik. Jadi yang terkait stigma tersebut saya sangkal itu tidak benar," kata Gus Bejo di Polsek Menteng, Senin (4/3/2019).
Menurut Gus Bejo, Sandy Tumiwa tidak setiap hari mengonsumsi narkoba. Biasanya, Sandy memakai narkoba karena diajak teman.
"Jadi satu tahun itu kadang pakai kadang nggak. Ini ada temannya yang ditangkap, ini benar-benar teman yang baru dikenal. Si Michael ini aja baru kenal, dia calon manajernya. Dia anak baru kemarin, kalau nggak salah baru 17 atau 20 tahun. Kita akan tanya lagi. Sandy ini bukan pemakai yang candu," jelas Gus Bejo.
Untuk proses hukum, Gus Bejo mengaku akan mengajukan rehabilitasi untuk Sandy Tumwia.
"Kamii akan ajukan beberapa saksi setelah pemeriksaan itu selesai, untuk proses ke depan. Kalau mengajukan rehab, kami sebagai kuasa hukum pasti akan mengajukan. Kami meminta dukungan ya," katanya.
Sandy Tumiwa ditangkap polisi dari Polsek Menteng Jakarta Pusat di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan. Saat diamankan Sandy sedang memakai narkoba bersama rekannya berinisial May yang berumur 19 tahun.
Saat diamankan ada sabu sisa pakai seberat 0,24 gram serta alat penghisap sabu atau bong. Atas kasusnya ini Sandy terancam hukuman minimal empat tahun penjara.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
-
Hakim Putuskan Ammar Zoni, bakal Dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Jakarta
-
Pengamat: Bandar Narkoba Ketar-ketir Usai Prabowo Hadiri Pemusnahan Barang Bukti
-
Prabowo Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Peredaran Narkoba
-
Presiden Prabowo Saksikan Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri
Terpopuler
-
Bersama Dinda Kanya Dewi, Sherina Munaf akan Bintangi Film 'Filosofi Teras'
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano