Matamata.com - Zul Zivilia kini tengah tersandung kasus narkoba. Kombes Pol. Suwondo Nainggolan, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengatakan jika pelantun lagu 'Aishiteru' terancam menjalani hukuman mati gara-gara narkoba.
Kini, Zul Zivilia sapaannya resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan sekaligus pengedaran narkoba.
"Hukuman mati, seumur hidup, tergantung nanti peranan masing-masing nanti akan terlihat. Karena ini kelompok besar, terdapat empat kelompok," ujar Suwondo Nainggolan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (8/3/2019).
"Kelompok satu Alfian, dua Rian, tiga Ismayadi, keempat Ramdani. Nanti di bawah itu ada Zul. Nah itu sesuai dengan perannya masing-masing," sambungnya lagi.
Sejauh ini, Zul Zivilia bakal dikenai Pasal 114 dan Pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
"Tadi itu saya bilang itu seumur hidup, hukuman mati. Tapi dilihat perannya. Itu nanti persidangan yang menentukan. Itu tergantung pihak pengadilan," kata Suwondo Nainggolan.
Sebelumnya, Zul Zivilia diringkus polisi di kawasan Jakarta Utara pada Jumat (1/3/2019). Dari pelantun "Ashiteru" itu, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 24 ribu butir ekstasi dan 9,5 kilogram sabu.
Zul Zivilia diketahui bertugas mengantarkan ekstasi ke pelanggan dalam jaringan narkotika di Indonesia.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kawal Kasus ABK Fandi Ramadhan: Jangan Ada Rekayasa dalam Tuntutan Mati 2 Ton Sabu
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo