Matamata.com - Antony Hillenaar rupanya sempat menawarkan damai kepada Kriss Hatta usai insiden pemukulan terjadi di Klub Dragonfly, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/4/2019) dini hari. Namun sayangnya hal tersebut tak diindahkan oleh Kriss Hatta.
"Di hari H pertama kejadian itu, gue sudah tawarin ngobrol baik-baik, dia diam aja nggak mau nyamperin. Terus gue minta kelarin di tempat, gue ajak selesain di jalanan dia juga nggak mau," ujar Antony Hillenaar, ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).
Karena itu, Antony Hillenaar langsung melaporkan Kriss Hatta ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penganiayaan.
"Gue tawarin untuk selesain di jalan dia nggak ambil dua-duanya. Jadi hukum yang berjalan. Ya sudah lewat jalur hukum," sambungnya lagi.
Kini, kasus itu pun sudah dalam proses penyelidikan. Antony Hillenaar bakal menjalani proses BAP (Berita acara pemeriksaan) di Polda Metro Jaya siang ini.
"BAP siang ini. Terus beserta saksi-saksi ada tiga orang dihadirkan, sebenarnya ada banyak, cuma dia bilang butuh dua kalau bisa tiga," tutur Antony Hillenaar.
Sebelumnya diberitakan, Antony Hillenaar mengaku dijotos saat melerai perkelahian Kriss Hatta dengan rekannya di klub malam. Akibatnya hidungnya pun darah.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Wamenhut Ungkap 3,32 Juta Hektare Sawit Masuk Kawasan Hutan, Satgas Mulai Sita Lahan
-
Adly Fairuz Dilaporkan Pidana ke Polres Jaktim dan Besok Hadapi Sidang Perdata di PN Jaksel
-
Sebanyak 2.051 Personel Polda Aceh Peroleh Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2026
-
Mabes Polri Kirim 300 Personel Tambahan untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir Aceh
-
Polri Hadirkan Aplikasi Pengaduan Reserse Terpadu: Layanan Lebih Cepat, Transparan, dan Responsif
Terpopuler
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
-
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp50 Ribu per Jiwa
-
Wamenlu: Komite Nasional Dewan Perdamaian Gaza Bakal Diisi Teknokrat Palestina
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season