Matamata.com - Pesta demokrasi sudah di depan mata. Sebagai warga negara Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono juga menggunakan hak konstitusionalnya dalam pemilu 2019.
Karena SBY sedang menemani sang istri menjalani perawatan di Singapura. Maka, ia berpartisipasi memberikan suaranya di Pemilu 2019 di Kedubes RI di Singapura.
Melansir dari Instagram kbrisingapura, bersama dengan 38.000 masyarakat Indonesia lainnya, SBY mengantri untuk memberikan suaranya. Momen ini juga diunggah SBY dalam sosial media pribadinya.
Berbalut baju batik biru, nampak SBY berpose tersenyum sembari membawa kertas suara.
Sebelumnya, SBY juga mendampingi Ani Yudhoyono untuk memberikan suaranya. Dikarenakan kondisi sang istri masih dalam perawatan intensif, jadi proses pencoblosan dilakukan di ruang perawatan National University Hospital (NUH) Singapura.
Ayo gunakan hak pilih kalian di tanggal 17 april 2019 mendatang. Jangan sampai golput ya.
Berita Terkait
-
Puan Maharani Pastikan Revisi UU Pemilu Kedepankan Prinsip Jurdil dan Kepentingan Rakyat
-
DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Legislatif, Ini Alasannya
-
DPR Dukung Usulan Bawaslu Blacklist Pelaku Politik Uang di Pemilu Mendatang
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
AHY Salurkan Bansos Hasil Lelang Lukisan SBY Senilai Rp6,5 Miliar di Singkawang
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo