Matamata.com - Artis Lee Jeong Hoon mengaku tidak dilibatkan oleh istrinya, Moa Aeim, dalam memberikan nama putrinya yang baru lahir, Kyra Blair Ivy.
"Saya tidak paham, istrinya saya yang memberikan nama," kata Lee saat jumpa press di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (7/7/2019).
Moa Aeim menyebut Kyra Blair Ivy Lee mempunyai makna seseorang yang memiliki sifat setia yang bisa membawa kemakmuran dan jalan terang untuk orang lain.
"Kyra itu artinya terang ya. Kalo Blair itu artinya berkat. Kalo Ivy itu kesetiaan. Jadi ini itu karakter yang setia yang membawa terang dan kemakmuran dalam setiap ruang," jelas Moa Aiem.
Berbeda dengan kelahiran anak sebelumnya, Moa Aeim kini terburu-buru memberi nama. Ia bahkan tidak sempat berkonsultasi dengan Lee Jeong Hoon.
"Dia (baby) selalu sembunyi kan (di USG), makanya kita doain saja yang terbaik. Yang penting intinya sehat. Ternyata pas keluar cewek lagi," tutur Moa Aeim.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Lee Jeong Hoon Ngaku Capek, Rumah Tangga Banjir Doa: Aku Lebih Baik Berhenti!
-
Bukan Selingkuh, Moa Aeim Awalnya Cuma Iseng Ajak Lee Jeong Hoon Pura-Pura Pacaran
-
Lee Jeong Hoon Ngode Ditinggalin Istri, Tatapan Matanya Disorot: Semoga Baik-Baik Saja!
-
Curhat Istrinya Terlalu Hemat Soal Uang, Lee Jeong Hoon Kasih Wejangan Tentang Harga Diri Suami
-
Ungkap Masalah Rumah Tangga dengan Moa, Lee Jeong Hoon: Lebih Baik Cekcok Sekarang Daripada Cerai
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo