Matamata.com - Pada Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 10.50 WIB, Pablo Benua dan Rey Utami tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Mereka datang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus video 'ikan asin' yang dilaporkan oleh Fairuz a Rafiq.
Farhat Abbas yang menemani Rey dan Pablo mengatakan bahwa kliennya sudah siap menjalani pemeriksaan
"Siap untuk diperiksa," kata Farhat Abbas.
"Siap lahir batin," timpal Pablo Benua.
Farhat Abbas menyebut kedatangan dua kliennya ini guna meluruskan polemik ikan asin yang sudah keburu viral. Pengacara kontroversial itu pun berharap kliennya dapat memberikan keterangan yang jelas terkait adanya video tersebut.
"Hari ini sesuai dengan janji Pablo dan Rey, menjalani pemeriksan tepatnya jam 10, kita jam 10 tepat tiba di Polda kita akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi," tambah Farhat Abbas.
"Semoga argumentasi dan bukti yang disampaikan oleh Pablo ini bisa meluruskan, sehingga oknum-oknum tertentu, baik pengacara dari pihak lawan yang mengujat mereka yang mengarahkan ke opini negatif, cenderung membuat permusuhan, kebencian ini diarahkan, kita luruskan dalam pemeriksaan ini," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Pablo Benua dan Rey Utami juga ikut dipolisikan oleh Fairuz A Rafiq. Sebagai pemilik YouTube channel Rey Utami & Benua, keduanya diduga terlibat dalam upaya pencemaran nama baik yang dilakukan Galih Ginanjar dalam sebuah video.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Agus Terancam Pidana karena Diduga Menyalahgunakan Duit Donasi, Resmi Dilaporkan ke PPATK
-
Tawarkan Uang Rp300 Juta ke Agus Salim, Denny Sumargo Minta Jangan Kasih Tahu Farhat Abbas
-
Kekhawatiran Denny Sumargo Terbukti, Farhat Abbas Berencana Lapor KPK
-
Demi Berkurban, King Faaz Tunda Liburan ke Jepang, Fairuz A Rafiq: Buat Palestina
-
Sonny Septian Bagikan Kabar Duka, Fairuz A Rafiq Nangis Sesenggukan: Nggak Ada Tanda Apapun ya Allah!
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo