Matamata.com - Pedangdut Rhoma Irama menekankan alasan putranya, Ridho Rhoma kembali masuk penjara bukan karena masalah baru.
Hal itu diungkapkan olehnya saat mengantarkan Ridho Rhoma ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (12/7/2019).
"Saya sampaikan di sini, pertama jangan sampai ada kesan Ridho Rhoma ini bolak-balik penjara. Ridho ini bukan mengulang-ngulang memakai narkoba. Kasus ini tetap kasus yang pertama. Ini prosesnya. Jadi bukan ada pengulangan perbuatan Ridho," kata Rhoma Irama kepada wartawan.
Sang Raja Dangdut ini bilang lelaki 30 tahun itu sudah tidak kecanduan narkoba lagi. Hanya, Ridho Rhoma memilih menyerahkan diri kepada aparat karena vonis hukuman narkobanya diperberat oleh Mahkamah Agung.
"Ridho kan selama ini sudah bebas ya, sudah keluar, sudah direhab selama kurang lebih 10 bulan kemudian pernah masuk penjara juga selama dua bulan, sudah dinyatakan sembuh oleh RSKO, rumah sakit pemerintah dan sudah beraktivitas sejak Januari 2018, jadi sampai sekarang sudah 1,5 tahun," kata Rhoma Irama menjelaskan.
"Jadi sudah pulih betul dan tidak pernah menggunakan lagi. Jadi sekarang ini kami datang untuk memenuhi putusan Mahkamah Agung, kasasi itu," ujarnya lagi.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan hukuman pidana atas kasus Narkoba kepada Ridho Rhoma selama 10 bulan dan menetapkannya menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur selama 6 bulan 10 hari.
Pada Januari 2018, Ridho Rhoma menghirup udara bebas. Namun, MA justru memperberat hukumannya menjadi 1 tahun 6 bulan sehingga dia harus kembali masuk penjara untuk menjalani sisa hukumannya. Dia kembali masuk Rutan Salemba per hari ini.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
-
Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia
-
Investasi Rp3 Triliun, Pemerintah Bangun Proyek PSEL di Makassar untuk Olah Sampah Aglomerasi
-
Menko PMK: Kebijakan NTA Penting untuk Jamin Kesejahteraan Generasi Sandwich
-
Wapres Gibran Dukung Pawai Paskah GMIT Masuk Agenda Wisata Rohani Nasional
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano