Matamata.com - Aktor Jefri Nichol dan sutradara Robby Ertanto telah jalani proses assessment hari ini, Senin (29/7/2019) di Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi DKI Jakarta. Kini pihak kepolisian berencana mengungkap nama baru terkait pemasok narkoba pada keduanya.
"Tentunya dalam mengungkap suatu kejadian apalagi dalam kasus narkoba kita pasti cari sampai ke hulunya, di mana barang itu berasal. Doakan dalam waktu dekat nanti akan kami informasikan," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar di kantornya, Senin (29/7/2019).
Namun, terkait identitas bandar pemasok narkoba ke Jefri Nichol masih akan dirahasiakan. Pastinya, orang tersebut bukan berasal dari dunia hiburan.
"Bukan. Tidak terkait sama sekali (dengan dunia hiburan). Tetapi kita susah mendapatkan titik terang dari mana barang-barang itu berasal," jelasnya.
Seperti diketahui, Jefri Nichol ditangkap di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi menemukan barang bukti berupa 6,01 gram ganja.
Berdasarkan pengembangan kasus Jefri Nichol, esoknya kepolisian menangkap Robby Ertanto pada Selasa (23/7/2019). Robby Ertanto ditangkap di rumahnya dengan barang bukti 15 gram ganja.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo