Matamata.com - Usai bebas, Kriss Hatta kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Anthony Hillenaar.
Proses perdamaian kedua belah pihak ini berjalan cukup alot.
Awalnya, pihak Anthony Hillenaar meminta uang damai sebesar Rp 1 miliar.
Merasa keberatan, pihak Kriss Hatta akhirnya melaporkan balik atas dugaan pemerasan pada Anthony Hillenaar.
Setelah ibu Kriss Hatta meminta damai, Anthony Hillenaar akhirnya menyetujuinya.
Meski sempat meminta uang damai sebesar 1 miliar, Anthony Hillenaar akhirnya mau berdamai dengan cuma-cuma. Ia tak meminta uang damai sepeserpun.
"Kita damai kekeluargaaan," ujar Ibu Kriss Hatta.
"Katanya mereka mau bikin film sama-sama," sambung Ali Nurdin, pengacara Anthony Hillenaar
Pengacara Anthony kemudian menjelaskan bahwa motif kliennya ingin berdamai dilatarbelakangi oleh kemanusiaan.
''Yang saya lihat Mamah Kriss menitikkan air mata, Anthony kemanusiaan lah mungkin, nggak ada deal-deal an masalah nominal," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Usut Kasus Dugaan Penganiayaan PRT oleh Mantan Istri Komedian
-
Kasus Andrie Yunus KontraS, Anggota BAIS TNI Ditahan, DPR Minta Transparansi
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
-
Paspampres Pastikan Pelaku Penganiayaan Ojol di Kembangan Bukan Anggotanya
-
Dituding Telat Bayar Gaji Pengasuh yang Aniaya Anaknya dan Jadi Motif, Ini Bantahan Aghnia Punjabi
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo