Matamata.com - Ihsan Tarore mengalami kecelakaan pada, Kamis (29/8/2019) lalu. Mobil Ihsan menabrak truk yang tiba-tiba berhenti setelah membayar pintu tol.
Akibat kecelakaan ini, mobil Ihsan Tarore sampai ringsek.
Berdasarkan unggahan di media sosial, mobil Ihsan memang terlihat rusak parah di bagian depannya.
Bahkan Ihsan mengklaim bahwa mobilnya itu kini sudah tidak bisa dipakai lagi.
"Kondisi mobil saat ini nggak bisa dipakai," ujar Ihsan Tarore.
Karena kondisi yang sangat rusak, mobil Ihsan hanya laku 15 juta rupiah saja.
"15 juta, mesinnya hancur banget, kalau body belakang sih masih aman. Cuma yang hancur banget kan bagian depan," ujarnya.
Ihsan Tarore berencana menjual mobil tersebut dan akan menukarnya dengan yang baru.
"Mendingan terserah deh mau dihargai berapa. Saya tukerin jadi mobil baru," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menkeu Sebut Aturan Baru Tak Ubah Total Pajak Kendaraan Listrik, Hanya Geser Skema
-
Kemenhub Konfirmasi Pilot dan 7 Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Meninggal Dunia
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dukung DPR Tunda Impor 105 Ribu Pikap asal India
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo