Matamata.com - Jefri Nichol berharap majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis rehabilitasi kepadanya.
"Pengen balik kerja, berkarya lagi," kata Jefri Nichol ditemui usai sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).
Apalagi, Jefri Nichol merasa masih memiliki utang karena belum menyelesaikan penggarapan film terbaru yang dibintanginya, Habibie & Ainun 3. Kata dia, ada tahapan yang belum diselesaikan.
"Ya doain semoga putusannya rawat jalan, saya siap dubbing," katanya.
Lebih lanjut kata Jefri Nichol, Hanung Bramantyo selaku sutradara film Habibie & Ainun 3, belum lama ini sempat minta izin ke RSKO Cibubur, tempatnya jalani rehabilitasi. Izin dibuat terkait rencana dubbing atau pengisian suara.
"Mama bilang Hanung mau dubbing," tukasnya.
Seperti diketahui, Jefri Nichol ditangkap di apartamen di Kemang, Jakarta Selatan pada 22 Juli. Dari penangkapan itu, petugas juga turut mengamankan ganja 6,01 gram.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo