Matamata.com - Sutradara Joko Anwar membenarkan film terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam batal diputar di Grand Theater Senen, Jakarta Pusat. Rencananya, film itu akan ditayangkan di sana pada hari ini, Jumat (8/11/2019).
"Iya batal, ternyata kita sudah mengurus izin dan dari orang yang mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab dari tempat itu Grand Senen sudah oke, izin udah diberikan tapi ternyata izin tersebut dibatalkan oleh hal yang sampai sekarang kita belum tahu," ujar Joko Anwar di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019) malam.
"Tiba-tiba gedungnya disegel dan barang-barang kita yang udah di dalam dikeluarkan. Jadi kita masih belum tahu apa masalahnya yang membuat kita tidak diperbolehkan," katanya lagi.
Padahal kata Joko Anwar, awalnya tidak ada masalah saat tim-nya memilih bioskop yang lama terbengkalai itu untuk nonton bareng.
"Tim kami sudah datang, sudah survey, ketemu sama care taker-nya. Dibilangnya semua sudah oke. Ada bukti semua percakapan, rekaman, dan segala macam. Pagi tadi dibilang dia tidak bisa memberikan izin karena orang yang jadi pimpinannya tidak memperbolehkan. Jadi kami juga masih heran, kan tadi dia bilang dia yang bertanggung jawab dan dia yang punya otoritas untuk memberikan izin. Ternyata bermasalah," kata Joko menuturkan.
Kendati begitu, lelaki 43 tahun ini sebetulnya sudah memperjuangkan agar para penonton bisa tetap menyaksikan Perempuan Tanah Jahanam di bioskop tersebut.
"Sampai saat ini kami masih memperjuangkan. Kami punya tim yang masih mencoba mencari jalan supaya kita masih bisa nonton besok [hari ini]," ujarnya.
Keputusannya mengadakan nonton bareng di bioskop tua sebenarnya bukan tanpa alasan. Joko Anwar mau ada gerakan dari pemerintah untuk kembali merenovasi gedung itu.
"Jadi ini tentang gerakan revitalisasi gedung bioskop tua yang sudah tidak berfungsi, sebenarnya. Itu bukan soal nobar Perempuan Tanah Jahanam saja tapi gerakan untuk mendesak revitalisasi gedung bioskop di seluruh Indonesia yang sudah tidak berfungsi untuk menjadi gedung bioskop yang fungsional, yang bisa diakses oleh masyarakat dengan gampang," ucap Joko Anwar.
Terlepas dari itu, Joko Anwar hingga kini masih terus mencari bioskop tua selain Grand Theater Senen untuk menayangkan film Perempuan Tanah Jahanam. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Abimana dan Morgan Oey Ceritakan Rumitnya Syuting Laga 15 Menit di Ghost in the Cell
-
Kebijakan Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bandel ke Barak Tuai Pro-Kontra, Joko Anwar: Cara Lama Tak Bikin Anak Lebih Baik
-
Joko Anwar Klarifikasi Soal Film Pengepungan di Bukit Duri: Bukan Untuk Menyebar Ketakutan, Tapi Mengajak Dialog
-
Adu Banyak Jumlah Penonton Film Siksa Kubur dan Badarawuhi di Desa Penari di Hari Pertama Tayang
-
Series Netflix Garapan Joko Anwar, Ini 4 Fakta Nightmares and Daydreams yang Tayang Tahun Ini
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo