Matamata.com - Uya Kuya tak ambil pusing perihal konten YouTubenya mengenai pamer saldo ramai menjadi buah bibir publik. Ia menilai bahwa orang-orang yang tak suka kontennya hanya iri.
"Namanya orang iri, biasa aja. Kalau acara tidak berbobot atau tidak bagus, ya nggak ditonton sih," kata Uya Kuya, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).
"Mungkin ada YouTuber bilang konten gue norak. Pas gue lihat, oh lu bikin konten tapi nggak ada yang nonton, jadi iri. Ya sudah gitu aja," sambung Uya Kuya.
Bagi Uya Kuya, hal ini sudah biasa lantaran dirinya sudah lama malang melintang di dunia hiburan.
"Gue mah biasa dikritik. Gue yang penting bisa membuktikan acara gue ditonton orang, ratingnya bagus, berarti ditonton orang kan?," pungkasnya.
Sayangnya, pernyataan Uya Kuya ini justru mendapatkan sorotan dari netizen. Parahnya, netizen beranggapan bahwa konten Uya Kuya hanya berorientasi kepada uang yang didapatkan.
''Yah dia juga mikirnya yang penting duit duit duit..... di otaknya ya duit aja.. ga mikir mendidik ato ga..,'' @nzla761.
''Di kritik bukannya mikir ,'' @pororo_donuts.
''Acara sampah.. Ga mutu. Itu ciri khas Uya,'' @nielna_na.
''Jadi faham cara berfikir lu bang... yang penting laku n duittttt,'' @fidin_collection.
''Yang penting dapet duit ,'' @ferdi_iryanto.
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Uya Kuya dan Sherina Sepakat Damai soal Polemik Kucing
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Nino Kuya Dispill Sang Ibu Sudah Punya Pacar, Penampilannya Digunjing
Terpopuler
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
-
Menag Nasaruddin Umar Dorong Lembaga Pendidikan Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta
-
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi
-
Menhut: Pemerintah Fokus Jaga dan Perbaiki Ekosistem Kantong Gajah yang Tersisa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo