Matamata.com - Setelah menjalani diet cukup ekstrem untuk tampil totalitas dalam film terbarunya, Imperfect, Jessica Mila bersyukur tidak mendapatkan efek negatif. Perempuan 27 tahun ini mengaku tak sampai jatuh sakit.
"Kalau pusing atau sakit, Puji Tuhan itu nggak. Karena ada ahli gizi juga menunya sehat dan aman," ujar Jessica Mila, ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).
Tapi, bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini tidak memungkiri emosinya terkadang tidak stabil. Saat itu, Jessica Mila menjadi lebih sensitif.
"Iya secara emosional aku lebih sensitif. Pada saat naikin segitu banyak aku merasa sudah makan banyak banget dan jadi benci lihat makanan, karena mual," kata Jessica Mila.
"Cuma pas ditimbang ngerasa kok masih segini timbangannya. Dan aku jadi emosian. Terus pas nurunin berat badan juga porsinya dikurangi dan makanannya hambar jadi lebih cranky aja," sambungnya lagi.
Maklum, Jessica Mila dituntut menaikkan berat badan hampir sepuluh kilogram. Lalu sebulan kemudian, mantan kekasih Mischa Chandrawinata itu diminta langsung buat menurunkan bobot tubuhnya.
Meskipun begitu, pemilik tinggi 158 senti meter ini tidak ambil pusing. Justru Jessica Mila senang mampu mendalami karakternya sebagai Rara dengan baik.
"Karena aku waktu itu naikin berat badannya sambil aku mendalami karakter jadi Rara. Aku seorang perempuan yang insecure jadi ya pada saat itu beda dengan kebanyakan orang ya. Pada saat itu memang aku harus menumbuhkan rasa insecure aku, dengan berat badan sama penampilan aku yang baru," tutur Jessica Mila.
Seperti diketahui, syuting film Imperfect dibagi menjadi dua fase. Mereka sempat berhenti selama sebulan buat menunggu Jessica Mila menurunkan berat badan agar kembali mendapat tubuh yang ideal.
Film garapan Ernest Prakasa ini sendiri berkisah soal kekhawatiran Rara akan bobot tubuhnya yang hampir mencapai 80 kilogram. Gara-gara itu, dia terancam tidak bisa naik jabatan.
Rencananya, film yang juga dibintangi Reza Rahadian, Dion Wiyoki hingga Aci Resti ini akan tayang di bioskop pada 19 Desember 2019. [Sumarni]
Berita Terkait
-
Film Pangku Berkompetisi di Busan International Film Festival 2025, Langkah Penting Penyutradaraan Reza Rahadian
-
7 Jam Berekspresi Tanpa Jeda, Reza Rahadian Eksplorasi Kejujuran Tubuh di ArtJog 2025
-
Reza Rahadian Buka-bukaan Soal Kebahagiaan Lewat Karyanya di di ArtJog 2025
-
Bukan Sekadar Instalasi, Ini Makna Mendalam 'Eudaimonia' Karya Reza Rahadian di ArtJog 2025
-
ARTJOG 2025 - Motif: Amalan, Merayakan Estetika untuk Dunia yang Lebih Peduli
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo