Matamata.com - Istri Zul Zivilia, Retno Paradinah mengaku kecewa saat mendengar sang suami divonis hukuman 18 tahun penjara.
"Ya syok lah, tepukul, dan kecewa. Kasihan anak-anak. Ingat anak, ingat Zul juga," ujar Retno Paradinah seusai sidang.
Ia menilai bahwa vonis hakim tersebut sangat tidak adil untuk sang suami.
''Tidak adil nak orang yang kita sayang tidak seharusnya mendapat hukuman yang berat. Apalagi harus pisah sama kalian dengan waktu yang begitu lama,'' ujar Retno Paradinah dalam unggahannya.
Tak hanya itu, ia juga merasakan kekecewaan dengan berbagai pertanyaan orang-orang soal bertahan.
Retno sendiri menegaskan bahwa dirinya akan bertahan meski sang suami divonis 18 tahun. Ia sendiri mengaku bahwa tujuannya saat ini hanya anak-anaknya dan sang suami.
''Kenapa orang selalu bilang semoga bisa bertahan? Kenapa? Tujuan hidup saya sekarang adalah anak-anakku dan suamiku. Lalu apalagi yang harus saya cari?''
Lebih lanjut, Retno Paradinah mengaku bahwa dirinya akan mencontoh sang ibu yang bertahan menghidupi 9 anaknya tanpa kehadiran seorang suami.
''Hawa nafsu? Maaf saya terlahir dari rahim ibu yang selama hampir 25 tahun menghidupi 9 anak tanpa sosok suami. Tidak perlu saya mencari contoh, cukup ibu saya aja yang jadi panutan hidupku,'' tuturnya.
Menurutnya, kebahagiaan anak-anaknya dan cinta kasih untuk ayahnya lebih penting dari apapun.
''Hidup tak selamanya indah dengan cara mengejar hawa nafsu tanpa memikirkan perasaan anak. Uang bisa dicari. Tapi tidak dengan kebahagiaan anak dan cintanya untuk ayahnya,'' pungkasnya.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo