Matamata.com - Komika Coki Pardede sempat disorot karena mencuit soal bencana banjir.
Coki disebut meroasting korban banjir yang menganggap hal tersebut adalah adzab maksiat.
Hal ini pun sempat menyentil banyak pihak, dari Anji hingga Dzawin Nur yang protes kepada Coki.
Pandji pun iku berargumen soal cuitan Coki Pardede ini lucu, namun hanya salah tempat.
"Coki bikin joke, target bercandaannya Coki adalah korban, tapi bukan semua korban. Target bercandaannya Coki adalah korban yang merasa banjir adalah kena adzab karena maksiat," ujar Pandji.
Komika yang satu ini pun memberikan argumennya soal candaan Coki yang sebenarnya tak salah.
"Itu targetnya dia, sebenarnya yang nggak masuk jadi targetnya itu, harusnya nggak ngerasa." tambah Pandji.
Pandji pun mengatakan, candaan Coki memang lucu namun salah panggung.
"Yang jadi masalah adalah pemilihan panggung. Kita semua milih joke yang sesuai dengan panggung. Gue bawain joke di panggung ataupun TV nggak bisa bawain beat yang sama," ujarnya.
Soal panggung atau cuitan di Twitter, Pandji pun membeberkan argumennya bukan jadi tempat yang pas.
"Penonton di Twitter itu terlalu luas, kalau gue jadi Coki nggak akan ngelakuin itu," kata Pandji.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Pemkot Jaksel Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Phb Setu Babakan, Upaya Cegah Kerusakan Tanggul
-
Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim, Garansi Keadilan Restoratif Lewat Sidang Adat
-
Kemenhut Izinkan Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Wamenhut Pastikan Hasil Audit 24 Izin Pemanfaatan Hutan di Sumatra Akan Diumumkan
Terpopuler
-
Rayakan 40 Tahun Berkarya, Ria Resty Fauzy Gelar Konser dan Rilis Lagu 'Rindu Yang Menyiksa'
-
Prabowo Targetkan Pangkas Jumlah BUMN Jadi 250 Perusahaan dalam Dua Tahun
-
Mentan Amran Sulaiman Kumpulkan Rektor Indonesia Timur, Garap Inovasi Pertanian
-
Presiden Prabowo Ingin Rutin Bertemu Rektor Tiap Bulan, Serap Masukan untuk Hadapi Tantangan Global
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo