Matamata.com - Rizal Djibran belum lama ini melaporkan seseorang berinisial AB ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan ratusan juta.
Kendati sudah membawa persoalan tersebut ke jalur hukum, Rizal masih membuka pintu damai.
"Saya sebenernya masih menunggu cara kekeluargaan (sampai sekarang)," kata Rizal Djibran saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).
Kasus yang terjadi sejak November 2017 itu diakuinya sempat menemui titik terang pada minggu lalu. Pihak keluarga pelaku sempat menemuinya untuk mencari solusi. Namun Rizal hanya diberi harapan palsu.
"Lawyer saya datang jauh-jauh dari Semarang, janjian hari Jumat tapi ditunggu sampai malam hari tak kunjung tiba. Akhirnya kita laporkan (Sabtu)," ujarnya.
Sampai saat ini, Rizal Djibran dan AB belum ada komunikasi lagi. Tapi lewat pemberitaan ini, dia berharap bisa membuka peluang untuk mencari solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak.
"Belum ada (komunikasi lagi). Semoga dengan info media ini bisa tersampaikan. Saya masih membuka jalan musyawarah sih sampai detik ini," katanya.
Kasus ini berawal saat AB selaku event organizer hendak membuat acara musik di Bali. Awalnya, Rizal cuma sebagai pengisi acara di acara tersebut.
Tapi mendekati acara tersebut berlangsung, AB mengaku kekurangan dana dan memohon pada Rizal untuk meminjamkan uang.
Rizal akhirnya meminjamkan sejumlah uang karena dijanjikan akan langsung dikembalikan dari hasil penjualan tiket. Tapi sampai sekarang, uang tersebut nyatanya belum dikembalikan.
Rizal Djibran memperkirakan kerugiannya yang dialami sekitar Rp 130 juta.
Berita Terkait
-
Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih
-
Dubes Malaysia Sambut Tawaran Presiden Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel dan Iran
-
PKB Tegaskan Aksi di Trans7 Sebagai Bentuk Solidaritas untuk Ulama dan Pesantren
-
China Vonis Mati 11 Anggota Sindikat Penipuan Keluarga Ming di Myanmar
-
Satgas Damai Cartenz Rekonstruksi Penembakan Brigpol Ronal di Puncak Jaya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo