Matamata.com - Semakin menegangkan, sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa Nikita Mirzani akan digelar dengan agenda pembacaan eksepsi atau nota keberatan.
Bakal ikut membacakan eksepsi yang ditulis sendiri, perempuan usia 34 tahun itu punya persiapan khusus. Nikita Mirzani latihan yoga jelang sidang.
"Tadi latihan yoga dulu pernapasan kan, karena kan panjang (eksepsinya), pasti akan lama," kata Nikita Mirzani di PN Jakarta Selatan, sebelum sidang dimulai, Senin (2/3/2020).
Eksepsi yang ditulis sendiri oleh Nikita Mirzani sebanyak lima lembar. Sementara dari kuasa hukumnya ada 90 lembar.
"Itu poin-poin penting. Emang harus disampaikan kan. Supaya Pak hakim Pak jaksanya jelas gitu," kata Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani juga menyebut tak butuh waktu lama menulis eksepsinya. Hanya saja dia butuh konsentrasi ketika menulis.
"Supaya tidak bercucuran air mata," ucap dia.
Seperti diketahui, Nikita Mirzani jadi terdakwa kasus penganiayaan terhadap mantan suaminya, Dipo Latief.
Dalam sidang perdana sebelumnya, Nikita Mirzani didakwa dengan Pasal 351 Ayat 1 atau Pasal 335 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan. Nikita terancam hukuman pidana maksimal dua tahun penjara.
Berita Terkait
-
MK Dengarkan Keterangan Ahli Terkait Gugatan Enam Perkara KUHP Baru
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jalani Sidang Tuntutan dan Bersiap Operasi
-
Nadiem Makarim Mengaku Tak Tahu Besaran Gaji Menteri, Sebut 'Rugi' Selama Menjabat
Terpopuler
-
Usai Raih Penghargaan MURI, Band Dadali Hadirkan Lagu 'Tanpa Dirimu di Sisiku'
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo