Matamata.com - Cemburu soal asimilasi, ratusan napi di Lapas Sorong , Papua Barat mengamuk dan membakar ban bekas. Mereka menuntut untuk dibebaskan.
Mengetahui hal ini, Hotman Paris lantas ikut memberikan tanggapannya.
Ia ikut menyentil Kemenkumham, Yasonna Laoly.
''Halo Pak Menteri? Ini salah siapa mulanya? Napi ini protes karena apa? Sebagian dapat asimilasi tapi sebagian tdk dapat???,'' tulis Hotman Paris dalam unggahannya.
Masih berlanjut, Hotman Paris juga menduga bahwa kericuhan tersebut terjadi karena buntut kebijakan awal memberikan asimilasi kepada para napi.
''Apakah ini buntut kebijakan awal yg bebasin napi? Halo Pak Menteri?,'' pungkasnya.
Tak pelak jika komentar Hotman Paris ini ramai dikomentari netizen.
''Ngadu nya ke pak presiden pak hot. Biar di pecat si yasona tuh,'' @komentatorig20.
''heran ya bang.. sekelas menteri pun ambil keputusan gak di pikir berulang kali dan memikirkan sebab akibab nya ,'' @riqhamey.
''Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia tidak diterapkan jadi ya begini..semangat pak menteri..moga2 hari kedepan lebih kontroversial lg dlm membuat keputusan..hidup pak menteri,'' @lhw_85.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
-
Buntut Sidang Ricuh di PN Jakut, Hotman Paris Laporkan Razman Arif dan Timnya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo