Matamata.com - Pada Kamis hari ini (27/8/2020), putri pengacara kondang Sunan Kalijaga, Salmafina Khairunnisa atau dikenal Salmafina Sunan, mendatangi Polda Metro Jaya. Salmafina Sunan datang ke Polda Metro Jaya didampingi sang ayah dan ibunya, Heidy Sunan.
Kedatangan Salmafina Sunan ternyata untuk memenuhi panggilan polisi terkait laporannya terhadap temannya, Maulida Riani Putri. Maulida diduga sebagai penyebar video yang perlihatkan Alma berada di kelab malam. Alma dikira sedang teler gara-gara video tersebut.
"Pemeriksaan terkait dengan laporan polisi yang dibuat oleh Salma di mana pada saat itu terjadi peristiwa, kawannya Salma merekam Salmafina tanpa izin. Lalu dia mengekspos, menyebar luas ke media sosial," kata Sunan usai diperiksa di Polda Metro Jaya.
Atas kejadian tersebut, menurut Sunan Kalijaga, nama putrinya menjadi tercemar. Bahkan setelah videonya kembali diposting di akun gosip, Salmafina dibully dibully netizen.
"Sehingga banyak netizen, akun-akun lambe yang membuat rasa Salmafina tidak nyaman, cenderung merasakan nama baik tercemarkan," ujarnya.
Salma mengaku ditanya seputar perkenalannya dengan terlapor selama diperiksa polisi satu jam. Ada sepuluh pertanyaan yang diajukan penyidik kepada dirinya. "Pertanyaannya cukup banyak (ada 10) terus sekitar ada satu jam saya diperiksa," kata Alma.
Video Salmafina viral di media sosial pada Maret 2019. Video perlihatkan Alma sedang berada di kelab malam menikmati musik.
Netizen mengira Alma sedang mabuk berat karena tak sadar celana dalamnya terlihat. Alma membantah sedang mabuk dalam klarifikasinya. Dia juga menyebut apa yang terlihat bukan celana dalam, melainkan celana pendek cowok.
Sebagai ayah, Sunan sangat geram atas penyebaran video tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan teman sang putri sudah kelewat batas dan tidak bisa dimaafkan.
Sunan juga bilang kalau video tersebut tentu saja mencoreng nama baik keluarga. Terlebih muncul spekulasi liar ketika orang melihat video tanpa mendengar penjelasan dari Salma.
Sunan Kalijaga juga merasa dirugikan karena teman Salma itu malah upload di media sosial dan bukannya melaporkan langsung ke orangtuanya.
"Untuk peristiwa ini yang saya bela bukan cuma Salma, tapi nama baik keluarga. Kalau memang orang itu (Maulida) punya niat baik, sampaikan saja ke saya, om tante nih anaknya gini, kenapa musti diupload sehingga viral? Itu saja nilai kerugiannya," ujar Sunan Kalijaga tegas. [Ismail]
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo