Matamata.com - Nikita Mirzani mengunggah soal orang lupa Pancasila. Entah, unggahan ini untuk menyindir Puan Maharani dan GPMN, atau tak ada maksud ke arah itu.
Sebelumnya, Nikita Mirzani kembali menjadi perhatian setelah menyentil Ketua DPR RI Puan Maharani, yang diduga mematikan mikropon seorang anggota dewan, saat pengesahan RUU Cipta Kerja.
Akibatnya, Nikita Mirzani pun disomasi oleh Puan Maharani Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN). Somasi tersebut diabaikan Niki, janda tiga anak itu pun terancam dilaporkan ke polisi.
"Buat yang lupa Pancasila: merupakan dasar serta landasan ideologi bagi bangsa Indonesia. Itu berarti setiap nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dijadikan dasar hidup bernegara," tulis Nikita Mirzani di Instagram, Sabtu (10/10/2020).
"Nama Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari dua kata, yaitu Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti prinsip atau asas. Hal itu berarti ada lima pedoman penting rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya.
Selain itu, Nikita Mirzani juga menulis arti dari 5 lambang pancasila. Berikut artinya menurut Nikita Mirzani:
1. Lambang Bintang
Simbol sila ke 1 dalam pancasila berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa". Lambang bintang tersebut memiliki makna sebagai sebuah cahaya, yaitu yang dipancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada umat manusia.
Kemudian latar belakang hitam pada lambang bintang emas tersebut menggambarkan warna alam, berkah dari Tuhan yang menjadi sumber segalanya di muka bumi.
2. Rantai Emas
Lambang dari sila kedua yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Mata rantai dalam simbol tersebut berbentuk persegi dan lingkaran yang saling mengaitkan.
Mata rantai berbentuk persegi empat merupakan lambang laki-laki, sedangkan mata rantai lingkaran menggambarkan perempuan.
Kemudian mata rantai yang saling mengaitkan melambangkan hubungan timbal balik antarumat manusia, baik laki-laki maupun perempuan.
3. Pohon Beringin
Simbol sila ketiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia". Sementara, sulur-sulur pada pohon beringin melambangkan suku, keturunan dan agama yang berbeda-beda di Indonesia. Meski berbeda-beda, mereka tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia di bawah lambang Pancasila.
4. Kepala Banteng
Simbol sila keempat Pancasila yang berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan". Banteng diartikan sebagai hewan sosial yang suka berkumpul dan bergerombol.
Saat banteng berkumpul, menjadi lebih kuat dan sulit diserang lawan. Jadi lambang kepala banteng tersebut menggambarkan budaya bangsa Indonesia yang senang berkumpul, berdiskusi, dan bermufakat.
Kepala banteng menjadi perumpamaan manusia dalam mengambil keputusan, yakni yang harus dilakukan secara tegas.
5. Padi dan Kapas
Simbol sila kelima, padi dan kapas melambangkan dua hal yang dibutuhkan manusia demi bisa bertahan hidup. Padi melambangkan ketersediaan makanan, sementara kapas ketersediaan pakaian. Dengan adanya ketersediaan pangan dan pakaian, manusia akan bisa bertahan dan hidup dengan nyaman.
Unggahan Nikita Mirzani ini ditanggapi beragam komentar. Tak sedikit yang mendukung mantan istri Sajad Ukra ini maju untuk menjadi anggota dewan DPR RI.
"Kak Niki besok-besok (jadi) calon anggota DPR dong, gimana sih rasanya punya anggota dewan yang bar-bar," tulis akun @teguh_azhari17.
"Semoga Nyai bisa menjadi penyambung suara rakyat. Karena apalah kita yang buka siapa-siapa yang ketika berpendapat tertentu tidak akan didengar," ujar akun @mega_shee.
"Nyaiiiiii semangat, ada yang laporin tuh gak terima kritikan nyai," kata akun @dwynsyngrm. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Markas Sindikat Judi Online
-
Puan Maharani Pastikan Revisi UU Pemilu Kedepankan Prinsip Jurdil dan Kepentingan Rakyat
-
KPK Dorong Reformasi Politik, Serahkan Rekomendasi Tata Kelola Parpol ke Presiden dan DPR
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
Ribuan Peserta Terindikasi Curang di UTBK 2026, Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo