Matamata.com - Sejak bertahun-tahun lamanya, pemerhati anak Seto Mulyadi atau lebih dikenal Kak Seto tak pernah mengubah gaya rambutnya. Dia mengaku lebih cocok dengan gaya rambut berponi khas personel band The Beatles meski sempat melirik potongan lain.
"Yang paling cocok seperti ini. Punk atau yang lain nggak bisa. Nggak ada perubahan," kata kak Seto ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2020).
Dulu, rambut Kak Seto dirapikan oleh tukang cukur langganan tiap dua bulan sekali. Namun, ia tak lagi rutin memotong rambutnya sejak si tukang cukur itu pindah ke Bali.
"Saya sejak 17 tahun yang lalu kenal seorang pemotong rambut yang cocok sekali. Kebetulan langganan dengan beliau, namanya Mas Andri. Dan sejak setahun yang lalu dia pindah ke Bali," ujarnya. "Akhirnya saya nggak bisa potong kalau beliau nggak ke sini," kata Kak Seto lagi.
Sedangkan, Kak Seto baru bisa ke Bali kalau ada pekerjaan di sana. "Jadi kalau ada pas tugas aja baru ke Bali," ujarnya.
Baru-baru ini, Kak Seto menjawab rasa penasaran netizen tentang gaya rambutnya yang dianggap itu-itu saja. Ada anggapan Kak Seto memakai rambut palsu atau wig gara-gara tak pernah berubah.
Kak Seto dalam unggahannya memastikan jika rambutnya asli. Untuk meyakinkan, dia unggah foto rambutnya dalam keadaan basah dan kering.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games Jadi Jembatan Menuju Olimpiade
-
Miliki Darah Keturunan Leluhur Ratu Niang, Romo RN Sukses jadi 'Dokter Spritual'
-
Koster Minta Dukungan Luhut agar Bali Dapat Insentif Khusus Infrastruktur
-
Cegah Abrasi di Kuta hingga Candidasa, Jepang Garap Proyek Jumbo Rp1,08 T di Bali
-
Pariwisata Indonesia Berjaya di Awal 2026: Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo