Matamata.com - Salmafina Sunan baru-baru ini berkomentar di Instagram story miliknya soal gaya parenting. Putri Sunan Kalijaga ini mengeluhkan beberapa anak kecil yang putar Youtube terlalu kencang di restoran.
Kekasih Tony Carnevale ini pun menyindir orang tua yang memberikan Youtube untuk menemani anak makan namun diputar terlalu kencang. Menurutnya, hal ini sangat menganggu pengunjung lainnya yang ingin makan di restoran.
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para ibu dan keluarga lainnya, saya kok merasa suka keganggu ya dengan anak-anak yang dikasih nonton Youtube kenceng-kenceng di umum? Contoh: restoran," ujarnya.
Ia pun hanya mengeluhkan suara yang terlalu kencang dari smartphone beberapa orang tua ini. Salmafina Sunan pun merasa hal ini sangat menganggu.
"Saya juga tau anak mungkin kadang suka nggak bisa diem kalau nggak nonton Youtube atau bahkan nggak mau makan, sehingga makan orang tua keganggu kalau anak ngerengek makanya dipakein Youtube, tapi boleh nggak nggak usah kenceng-kenceng? Saya duduk di 5 meja jaraknya aja masih bisa denger kenceng banget, mbok ya kecilin," ujarnya.
Salmafina Sunan pun menceritakan bahwa ia pernah mengalami hal yang lebih parah. Ia sampai harus menegur lewat pelayan restoran namun juga tak digubris.
Beberapa netizen pun setuju dengan apa yang dikeluhkan Salmafina Sunan di tempat umum. Banyak yang berkomentar setuju buat opini Salmafina Sunan.
"Setuju, semuanya tergantung sama didikan orang tua. Masa mereka nggak boleh terganggu kalau belum punya anak?" kata netizen.
"Sama banget nih, ada penunggu pasien di RS yang suka terlalu berisik juga kalau ngehidupin speaker, keganggu banget," ujar lainnya.
"Paling bagus kalau anak nggak tergantung, nggak ngerengek kalau di restoran, makan ya makan," sahut yang lain. "Setuju sama Salmafina buat yang satu ini," kata yang lain.
Wah, banyak yang setuju nih dengan Salmafina Sunan soal ortu yang anaknya berisik putar Youtube?
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Bahas Kebohongan dalam Hubungan di Kanal Youtube Barunya, Sarwendah Lagi Sindir Siapa?
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
-
Nyaris Besanan, Sunan Kalijaga dan Gilbert Lumoindong Pernah Tukar Pikiran: dari Hukum sampai Urusan Setan
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo