Matamata.com - Buntut dikabarkan kabur dari karantina Covid-19 setelah kembali dari New York, Amerika Serikat, selebgram Rachel Vennya dijadwalkan menjalani pemeriksaan polisi. Nikita Mirzani senang mengetahui kabar Rachel Vennya bakal diperiksa di Polda Metro Jaya.
"Senang banget ketika membaca berita soal yang kabur dari karantina. Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Berarti, bapak-bapak polisi gercep (gerak cepat),” ungkap Nikita Mirzani dikutip dari Instagram Story, Minggu (17/10/2021).
Nikita Mirzani berharap Rachel Vennya bisa mendapatkan hukuman setimpal dengan perbuatannya. Ia berdoa agar ibu dua anak itu tak sekadar didenda. "Semoga nggak cuma bayar denda saja ya. Tapi dikurung (penjara) juga biar adil sama kayak yang lain," harapnya.
Lebih lanjut, Nikita Mirzani meminta Rachel Vennya supaya berani menghadapi pemeriksaan polisi nanti. Kebahagiaan Rachel saat pesta di Bali karena bisa kabur dari karantina pun disinggung olehnya. "Rachel Vennya jangan gentar ya, seperti waktu kamu lagi party di Bali yang selalu happy,” sindirnya.
Janda tiga anak itu menambahkan bahwa segala sesuatu pasti ada resikonya. Karenanya, Nikita Mirzani ingin Rachel Vennya berani menghadapi imbas perbuatannya.
"Jalani semua prosesnya. Sudah tahu dan dengan sesadar-sadarnya kan kalau kabur dari karantina itu ENGGAK BOLEH!!!” tegasnya.
"Congratulations, Rachel Vennya dan kekasihnya. At least, yang sekarang lagi pada karantina tidak akan merasa iri lagi mendengar berita ini,” sambung Nikita Mirzani mengakhiri.
Sebelumnya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengaku akan mengirimi surat undangan klarifikasi untuk Rachel Vennya.
Selebgram tersebut rencananya dijadwalkan diperiksa terkait kabur dari karantina di Wisma Atlet pada Kamis (21/10/2021).
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo