Matamata.com - Komedian kondang Ananta Rispo angkat bicara terkait momen emosional saat memeluk Fico Fachriza di Polda Metro Jaya.
Sebagaimana diketahui, Ananta Rispo menerobos awak media yang tengah mengambil Fico Fachriza.
Saat itu, Fico Fachriza sedang digelandang polisi untuk kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Rispo kemudian memeluk sang adik yang memakai rompi oranye sambil menangis sehingga momen tersebut menuai sorotan publik.
Perihal itu, Rispo mengaku emosional karena melihat sang adik tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.
"Yang namanya adik bang, saya dari kecil bareng. Wajar lah namanya adik atau saudara kandung kena musibah emosional," tuturnya dikutip dari YouTube KH Infotainment.
Saat menangis di pelukannya, lanjut Rispo, Fico Fachriza mengaku menyesal telah menggunakan narkoba.
"Ya biasalah penyesalan gitu, minta maaf," ucapnya.
Kendati demikian, Rispo menganggap Fico Fachriza harus menerima resiko karena mengkonsumsi narkoba.
"Sekarang ya udah resiko, dia harus pertanggungjawabkan semuanya," ujarnya.
Selain itu, Rispo juga menyerahkan urusan rehabilitasi kepada pihak yang berwenang.
"Kita ikutin nanti bapak-bapak yang berwenang aja, saya ikutin aja," katanya.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo