Matamata.com - Hotman Paris Hutapea serius melaporkan Iqlima Kim dan pengacara Razman Arif Nasution. Berkas laporan tersebut telah diserahkan ke Mabes Polri.
Satu hal yang cukup mengejutkan, laporan tersebut ternyata bukan baru-baru ini disampaikan ke Mabes Polri. Tetapi sudah sejak lama yakni 10 Mei 2022.
"Yang dilaporkan terkait dua akun yakni Iqlima Kim dan Razman Arif," kata kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko.
Hotman Paris menjerat Iqlima Kim dan Razman Arif Nasution dengan pasal pencemaran nama baik.
"Di sini yang diajukan adalah pasal 27 ayat 3 junto pasal 45 ayat 3 UU no 9 tentang ITE," kata Gatot.
Mengenai kapan Iqlima Kim dan Razman Arif dipanggil polisi, Gatot menyebut laporan ini masih diselidiki. Sehingga ia belum memutuskan waktu pemanggilan.
"Masih penyelidikan, tunggu saja," ujar Gatot Repli Handoko.
Hotman Paris melaporkan mereka menyusul pengakuan Iqlima Kim ihwal pelecehan seksual. Iqlima dalam jumpa pers sebelumnya mengaku dilecehkan Hotman saat masih bekerja sebagai asisten pribadinya.
Selain Iqlima Kim dan Razman Nasution, Hotman Paris juga menargetkan kelompok lain yang menudingnya melakukan aksi pornografi.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
-
Buntut Sidang Ricuh di PN Jakut, Hotman Paris Laporkan Razman Arif dan Timnya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo