Matamata.com - Meskipun KKN Di Desa Penari didapuk sebagai film terlaris di Indonesia, salah satu pemerannya yakni Tissa Biani justru mengaku masih trauma untuk kembali syuting film horor.
Hal itu disampaikan Tissa Biani dalam program Rumpi yang tayang pada 22 Juni 2022.
"Fakta (trauma)," kata Tissa Biani.
Dia menjelaskan bahwa syuting KKN Di Desa Penari hingga kini masih meninggalkan rasa takut.
"Aku sampe kelar syuting KKN masih terbayang-bayang terus sih. Aku sempat kena masukan, halusinasi di lokasi syuting," ungkapnya.
Bahkan Tissa Biani bilang masih diikuti makhluk halus dari lokasi syuting film tersebut sampai sekarang.
"Waktu itu seinget aku, ada bilang nggak suka aku syuting di sini. Katanya ngikutin sampe sekarang," tutur Tissa Biani.
Karena itulah, kekasih Dul Jaelani ini enggan membintangi film bergenre horor lagi. Kalau pun harus, dia hanya akan main di film KKN Di Desa Penari 2.
"Jadi kalau ditawarin horor mikir-mikir dulu. Kalau mau horor, KKN 2, yang lain belum," ucap Tissa Biani.
Berita Terkait
-
Review Film Kuyank: Saatnya Horor Berbicara soal Realita Kultural, Bukan Hiperbola
-
Komnas HAM Desak Layanan Trauma Healing Diperkuat untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Ghost Train: Saat Horor Jadi Cermin Sifat Gelap Manusia
-
'Kitab Sijjin dan Illiyyin' Dominasi Bioskop, Bukti Film Horor Indonesia Terus Naik Kelas
-
Diproduksi di Indonesia, Film 'Orang Ikan' Bawa Mitos Nusantara ke Layar Lebar Dunia
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo