Matamata.com - Beberapa waktu lalu, Coki Pardede sempat terjerat kasus narkoba yang menyebabkan dirinya harus menjalankan rehabilitasi. Hal ini membuatnya vakum sementara dari industri hiburan Tanah Air.
Coki Pardede yang sudah kembali ke industri hiburan Tanah Air menceritakan kisahnya saat menjalani rehabilitasi narkoba. Rupanya saat itu salah seorang pengurus atau suster memintanya untuk membersihkan ruangannya.
"Jadi waktu itu di rehab, ada susternya, 'Coki kamu harus bangun pagi, kamu harus melipat tempat tidur. Ini akan membuat dirimu menjadi lebih baik'," ucap Coki Pardede menirukan pengurus di rehabilitasi, dikutip Kamis (03/11/2022).
Kemudian, Coki Pardede malah menyebut bahwa dirinya lebih berhasil dari sang suster ketika diminta untuk membersihkan ruangannya di tempat rehabilitasi.
"Lebih baik menurut siapa? Saya lebih sukses daripada suster," lanjut Coki Pardede.
Coki Pardede juga membahas tentang gaji yang diterima oleh suster di tempat rehabilitasi tersebut. Menurut Coki jika sang suster belum mendapatkan gaji yang setara dengannya lebih baik diam. Sang suster yang mendapati ungkapan Coki Pardede itu kemudian menangis. Komika berusia 34 tahun ini menyebut bahwa dirinya dibenci saat menjalani rehabilitasi.
"Kalau suster masih UMR (gaji Upah Minimum Regional) sh*t the f**kup. Nangis dia," ucapnya.
"Gua dibenci dulu di rehab. Gua ngomong begitu dia nangis," pungkas Coki Pardede.
Pandji Pragiwaksono yang berada di sebelah Coki itu kaget dan menyebut bahwa Coki Pardede tak seharusnya berbicara tentang hal tersebut.
"Lo ngomong gitu beneran? Lo ngomong gitu dia nangis? Gila kali lo, gobl*k lo, udah 32 tahun udah di kepala 7. Aneh banget manusia!" ujar Pandji.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim, Garansi Keadilan Restoratif Lewat Sidang Adat
-
Tempuh Jalan Damai, Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Sanksi Adat di Tana Toraja
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
RI Dorong Asia Pasifik Jadi Kompas Pembangunan Berkelanjutan Dunia
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo