Rendy Adrikni Sadikin | MataMata.com
Stormy Daniels

Matamata.com - Pemain film porno, Stormy Daniel, blak-blakan soal aktivitas seksualnya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pernyataan tersebut dilontarkan Daniels saat diwawancarai Anderson Cooper dalam program '60 Minutes', Minggu (25/3/2018).

Daniels meminta Trump--yang saat itu belum menjadi presiden--memukul bokongnya menggunakan majalah.

Di majalah tersebut, ada sosok Daniels yang mejeng di halaman depannya.

Daniels pun mengaku melontarkan hal-hal yang membuat nyaman suasana antara mereka berdua, lalu keduanya saling memuji.

Trump, kata Daniels, memujinya mirip dengan Ivanka Trump, putri Trump yang kini menjabat sebagai penasihat Gedung Putih.

"Dia (Trump) bicara, 'Wow, kamu spesial. Kamu mengingatkanku dengan putriku'," ujar Daniels menirukan perkataan Trump.

"Trump bilang, 'Kamu pintar dan cantik, dan seorang wanita yang bisa diandalkan, dan saya meyukai kamu. Ya, saya menyukai kamu'," ujar Daniels yang saat itu berusia 27 tahun.

Setelah saling memuji, mereka melakukan hubungan seksual.

Daniels kali pertama membeberkan kisah perselingkuhannya dengan Trump di sebuah stasiun televisi awal tahun ini.

Dia dan Trump bertemu saat bareng-bareng menghadiri sebuah kejuaraan golf di Lake Tahoe, pada Juli 2006.

Saat bertemu Daniels, Trump telah lebih dari setahun menikahi Melania Trump dan memiliki putra, Barron Trump.

Sementara, Daniels saat itu merupakan bintang porno yang cukup naik pamor, dan datang ke turnamen tersebut untuk 'menghibur' para pegolf.

Dia juga datang untuk mempromosikan rumah produksi film dewasa, Wicked Pictures.

Sempat mengancam

Stormy Daniels sempat mengancam mengungkap kisah perselingkuhannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, ke publik.

Stepahnie Clifford—nama asli Stormy—menilai, ia kekinian bebas berbicara mengenai kisah "cinta terlarang" dengan Trump, setelah pengacara pribadi sang presiden, Michael Cohen, dianggapnya melanggar kesepakatan rahasia.

Michael dianggap melanggar kesepakatan setelah mengungkap kepada publik bahwa ia membayar Stormy senilai USD130.000.

Karenanya, Stormy yang hingga kekinian tidak mau mengonfirmasi atau membantah memunyai hubungan dengan Trump, diyakini sudah bebas untuk berbicara.

"Semua kesepakatan sudah batal sekarang, dan Stormy bebas untuk menuturkan kisahnya," kata Gina Rodriguez, manajer Stormy seperti dilansir Independent, Kamis (15/2/2018).

Gina menegaskan, kliennya segera memutuskan kapan waktu yang tepat untuk membeberkan semua kisah perselingkuhannya dengan Trump.

Awal tahun ini, Wall Street Journal memublikasikan artikel berisi pernyataan pengacara Trump yang mengatakan Stormy telah dibayar USD130 ribu agar tetap diam mengenai hubungannya tersebut.

Menurut pengakuan Michael, uang itu diberikan Trump kepada Stormy sebelum pemilihan umum 2016.

Stormy sendiri telah lama dirumorkan menjadi selingkuhan Trump. Persisnya sejak tahun 2006 atau setahun setelah Trump menikahi Melania.

Walau hubungan terlarang keduanya pernah menjadi topik hangat setelah dipublikasikan majalah In Touch tahun 2011, namun Trump dan Stormy tetap membantah.

Cohen sendiri, ketika diwawancarai New York Times awal pekan ini, mengatakan membayar Stormy senilai USD130 ribu atau setara Rp1,7 miliar agar tetap diam. Uang yang diberikan kepada perempuan itu berasal dari kantung Michael sendiri.

"Transaksi itu tidak melibatkan organisasi Trump ataupun tim kampanyenya. Saya juga tak mendapat penggantian uang tersebut setelahnya. Karenanya, pembayaran kepada Stormy sah secara hukum, bukan suatu skandal politik," tutur Michael.

Load More