Matamata.com - Priyanka Chopra sedang disorot netizen soal cuitan di akun Twitternya pada bulan Februari lalu.
Istri Nick Jonas ini mengunggah sebuah cuitan mengenai angkatan darat pasukan India.
Sedangkan, saat ini sedang panas konflik negaranya tersebut dengan Pakistan.
Sebagai salah satu ambassador PBB, ia dikecam oleh para netizen di Twitter dan banyak yang memintanya untuk dilepas dari ambassador PBB.
Pada hari Sabtu (10/8) lalu, ia menghadiri acara Beautycon di Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam acara tersebut, ia menjawab isu yang sempat panas di media sosial Twitter.
"Anda adalah salah satu duta PBB untuk perdamaian, namun anda mendukung perang Nuklir di Pakistan," ujar seorang wanita yang mengajukan pertanyaan.
"Okay, aku punya banyak teman di Pakistan dan aku orang India, perang bukan salah satu yang aku suka, namun aku hanya patriotik," ungkapnya menanggapi pro kontra cuitan Twitternya.
Akhirnya istri Nick Jonas ini pun meminta maaf jika cuitannya tersebut melukai banyak orang.
"Jadi, aku meminta maaf jika memang saya melukai banyak perasaan orang yang mencintai saya,"
Ia pun mengatakan bahwa akan ada jalan tengah untuk konflik India Pakistan yang mereka hadapi saat ini.
"Aku pun berpikir bahwa ada jalan tengah yang harus kita jalani dan aku yakin itu yang anda lakukan juga," tutupnya.
Berita Terkait
-
Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir
-
Trump Klaim Perang AS-Israel Lawan Iran Segera Berakhir, Puji Peran Pakistan
-
Misi Kemanusiaan: Indonesia Bantu AS Cari Jasad Prajurit PD II yang Hilang di Nusantara
-
Lebanon Minta Bantuan Pakistan untuk Hentikan Serangan Israel
-
Redam Ketegangan, China 'Turun Tangan' Satukan Pakistan dan Afghanistan di Urumqi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!