Matamata.com - Jika Donald Trump kembali terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2020, sederet seleb sesumbar akan meninggalkan Amerika Serikat.
Pada Pilpres 2016, janji seperti itu pernah terlontar, setidaknya dari mulut Lena Dunham, Jon Stewart, dan Samuel L. Jackson. Nyatanya ketika Trump mengalahkan Hillary Clinton, mereka tak menepati janjinya.
Kini, ada lagi beberapa artis yang berjanji serupa. Dikutip dari Foxnews, yuk kepoin siapa saja?
1. John Legend dan Chrissy Teigen
Pasangan suami istri ini menilai Trump selama memimpin Amerika Serikat menghancurkan demokrasi dan kebebasan pers. Karenanya, meski berat, dia mempertimbangkan untuk pergi dari Amerika Serikat jika orang itu kembali terpilih.
"Kami lahir dan besar di sini. Semua keluarga kami juga ada di sini. Berat untuk pergi. Tapi saya tidak tahu apa yang harus dilakukan jika Anda punya pemimpin yang mencoba menghancurkan demokrasi," kata Legend dalam sebuah wawancara.
2. Tommy Lee
Kepada The Big Issue, drummer Motley Crue itu mengatakan bakal kembali ke tempat kelahirannya, Yunani, jika Trump kembali terpilih. Menurut Tommy Lee, Trump membuat Amerika Serikat tampak buruk di mata dunia.
Baru- baru ini, Lee juga menentang sikap Trump terkait pandemi corona (Covid-19). Saat Trump dan istrinya dinyatakan positif corona, dia menyebut mereka terkena karma.
3. Ricky Martin
Penyanyi Ricky Martin sejak awal memang sudah terang-terangan mendukung lawan Trump, Joe Biden pada Pilpres 2020. Dia menilai pengalaman panjang Biden di panggung politik sangat cukup untuk memimpin Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara, sempat terlontar dari mulut Martin bahwa dia dan suaminya, Jwan Yosef akan pergi meniggalkan Amerika Serikat jika Trump terpilih.
4. Bruce Springsteen
Bruce Springsteen memang cukup vokal menentang kebijakan Donald Trump selama jadi Presiden AS. Dia mengecam Trump menggunakan program E Street Radio di Sirius XM.
Baru-baru ini, rocker berusia 71 tahun tersebut mengatakan akan pindah ke Australia ketimbang jalani masa jabatan Trump yang kedua di Amerika Serikat. (Yazir Farouk)
Berita Terkait
-
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
-
Trump Klaim Kuasai Minyak Venezuela, Airlangga: Dampak ke Dunia Tidak Ada!
-
Pasca-Operasi Militer AS, Presiden Interim Venezuela Tetapkan 7 Hari Masa Berkabung
-
Pertamina Pastikan Aset Minyak di Venezuela Aman Pasca-Serangan Amerika Serikat
-
Marco Rubio Bela Operasi AS di Venezuela: Tak Perlu Izin Kongres untuk Tangkap Nicolas Maduro
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!