Matamata.com - Stas Reeflay, YouTuber Rusia sengaja live melakukan penyiksaan terhadap pacarnya, Valentina Grigoryeva. Itu dilakukannya untuk mendapatkan uang US$ 1.000 atau sekira Rp 14 juta.
Dikutip dari New York Post, Sabtu (5/12/2020) Stas Reeflay memaksa pacarnya yang disapa Valya itu mengenakan pakaian dalam. Padahal suhu udara di daerah itu berada di bawah nol dan kondisinya tengah hamil.
Baza Media melaporkan, tindakan itu dilakukan setelah penonton live streaming itu mendonasikan uang mereka.
Pria 30 tahun itu terus merekam aksi "penyiksaan" terhadap kekasihnya. Meski saat itu keadaan Valya nyaris tewas di balkon rumah kawasan desa Ivanovka, Rusia.
"Valya, apakah kamu masih hidup?" tanya Stas Reeflay.
YouTuber bernama asli Stanislav Reshetnikov ini berusaha membuat pacarnya tersadar.
"My bunny, ada apa denganmu?: tanya sang YouTuber yang masih berusaha membangunkan pacarnya dalam live streaming tersebut.
"Valya! Valya! Sial, kamu terlihat seperti orang mati," ucapnya lagi.
Ia masih berusaha membangunkan Valya. "Bunny, ayolah. Katakan sesuatu. Aku merasa khawatir, aku tak merasakan detak jantungnya."
"Guys, (Valya) nadinya tidak berdenyut. Dia pucat, tidak bernapas," kata Stas Reeflay kepada penonton.
Ia pun memohon pada kekasihnya untuk bangun. Tapi perempuan berambut blonde itu tak merespons.
"Aku mencintaimu," ucapnya.
Valya dilaporkan tewas karena dugaan hipotermia. Sementara itu pihak polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Mirror melaporkan, jika dugaan hipotermia benar adanya, Stas Reeflay akan menghadapi tuntutan hukum dua tahun penjara.
YouTube sudah menghapus siaran tersebut. Namun berdasarkan kenalan dari mendiang Valya, tayangan itu dipenuhi dengan aksi kejam.
Terpopuler
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Imbas Kericuhan Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Sementara Tribun Selatan GBLA
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Mendagri Minta Kementan Segera Pulihkan 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!