Matamata.com - Jack Ma, miliuner sekaligus bos Alibaba Group mendadak hilang beberapa minggu sejak mengkritik sistem perbankan pemerintah China dan mendesak reformasi. Sejak 3 bulan belakangan, Jack Ma yang sebelumnya rajin unggah postingan di media sosial mendadak vakum. Postingan terakhirnya di media sosial dilakukan tiga bulan lalu sejak pidato kontroversialnya di kota Shanghai.
Paling baru, Jack Ma tak hadir dalam gelaran pencarian bakat 'Africa Business Heroes", sebuah program yang dibesut Jack ma Foundation bagi 10 pengusaha Afrika dengan hadiah sebesar 1,5 juta dolar Amerika Serikat. Jack Ma digantikan Lucy Peng yang tercatat sebagai salah satu pendiri Alibaba Group.
Seperti dikutip laman Independent, Jack Ma urung hadir di acara tersebut lantaran alasan jadwal bentrok.
24 Oktober 2020 lalu di Shanghai, Jack Ma mengkritik kebijakan sistem perbankan pemerintah Xin Jin Ping dan menyerukan perubahan. Saat itu, Jack Ma sebut sejumlah bank di China beroperasi mirip sistem pegadaian.
"Sistem keuangan kita saat ini merupakan warisan era industri. Kita harus menyiapkan generasi baru dan generasi muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini," kata Jack Ma dalam pidatonya.
Di masa pandemi, Jack Ma diketahui telah menyumbang puluhan juta masker ke seluruh dunia serta sedikitnya 2 ribu unit ventilator ke New York, Amerika Serikat. [Independent]
Berita Terkait
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
-
China Dukung Peringatan IMF: Konflik Timur Tengah Ancam Keamanan Energi Global
-
Blokade Selat Hormuz: China Sebut Langkah Amerika Serikat Tak Selesaikan Masalah
-
Redam Ketegangan, China 'Turun Tangan' Satukan Pakistan dan Afghanistan di Urumqi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!