Matamata.com - Gaya santai Elon Musk saat menemui delegasi Indonesia pimpinan Luhut Binsar Pandjaitan baru-baru ini menjadi topik hangat di kalangan netizen Tanah Air. Sujiwo Tejo ikut mengomentari penampilan bos Tesla tersebut.
Pertemuan Elon Musk dan delegasi Indonesia dibagikan oleh Pandu Sjahrir lewat akun Instagram pribadinya. Melihat potret mereka, netizen salah fokus dengan gaya busana pemilik baru Twitter tersebut.
Pasalnya Elon Musk hanya mengenakan kaos oblong, sementara semua anggota delegasi Indonesia tampil rapi mengenakan blazer. Hal ini tentu saja mengundang beragam komentar dari netizen.
Ada yang menyindir pria 50 tahun itu kurang menghargai delegasi Indonesia yang berdandan rapi, tetapi tidak sedikit yang "bodo amat" karena begitulah budaya orang Barat. Lantas apa kata Sujiwo Tejo?
Menurut seniman kondang tersebut, rombongan Luhut mungkin tidak akan mempermasalahkan gaya busana Elon Musk, karena dengan disambut saja mereka sudah merasa bangga.
"Enaknya jadi orang kaya itu kamu cukup cuma T-Shirt-an menerima tamu pejabat-pejabat dunia yang berpakaian resmi, jas, lencana… dan mereka tidak merasa direndahkan… bisa ditemui oleh tuan rumah saja, walau tak dalam pakaian sepadan penghormatan, mereka sudah merasa sangat bangga," tulis Sujiwo Tejo seperti dilansir dari akun Twitter pribadinya pada Kamis (28/4/2022).
Namun ketika seorang netizen berkomentar tentang harga kaos Elon Musk yang kemungkinan besar sangat mahal, Sujiwo Tejo menyinggung martabat bangsa.
"Tapi T-Shirt-nya kan mahal, namanya orang kaya. Dulu saya pernah pakai jam Rolex, karena saya tak kaya, orang-orang tanpa memeriksa jam itu langsung sebut palsu. Coba kalau saya kaya... Tapi memang Rolex palsu, kok orang tahu ya?" balas pemilik akun @mpujayaprema.
"Ini bukan soal harga nominal.. kaus itu bisa jadi mahal banget.. lebih mahal daripada jas… Tapi ini soal harga intrinsik.. soal adab… soal martabat bangsa," tulis seniman berusia 59 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Koster Minta Dukungan Luhut agar Bali Dapat Insentif Khusus Infrastruktur
-
Luhut Usulkan Reformasi Pasar Modal ke Presiden: Indonesia Bisa Tiru India
-
Prabowo Siapkan Keppres untuk Tuntaskan Utang Kereta Cepat Whoosh, Tanpa Sentuh APBN
-
Elon Musk Serukan Penghentian Pendanaan untuk PBB
-
Proyek Pagar Besar Elon Musk Tuai Kemarahan Warga: Privasi atau Ganggu Tetangga?
Terpopuler
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!