Matamata.com - Meski baru memeluk Islam, Deddy Corbuzier ternyata sudah berani menyampaikan tausiyah di depan warga Nahdlatul Ulama (NU), termasuk di depan Ketua PBNU Kiai Said Aqil Siradj.
Di awal tausiyah, mantan suami Kalina Ocktarany ini bercerita soal dompetnya yang hilang.
"Hari ini saya yakin sekali warga NU itu adalah Islam yang baik. Baru hari ini, karena gue tadi dari sana ke sini dompetnya hilang," canda Deddy Corbuzier kepada Gus Miftah, da'i yang meng-Islam-kan dirinya di Ponpes Ora Aji, Yogyakarta.
Kemudian, Deddy Corbuzier membeberkan kisah salat Jumat perdananya yang saat itu dikerumuni wartawan.
"Tiba-tiba wartawan di depan rumah saya banyak. Saya nggak tahu kok wartawan tahu kalau saya mau Jumatan," canda Deddy lagi.
"Karena hari itu hari Jumat. Kalau mau jadi orang Ilsam yang baik salat Jumat di hari Jumat saja!," jawab Gus Miftah meledek Deddy Corbuzier.
Selanjutnya Deddy Corbuzier menceritakan pengalamannya saat seorang pemuka agama yang mengimbau agar tak menyaksikan acara Hitam Putih yang dipandunya. Alasannya, pembawa acaranya kafir.
"Setelah kata-kata itu keluar saya stres. Besoknya saya cek rating acara Hitam Putih ternyata nggak turun! ternyata masih banyak orang yang nonton," kenang Deddy Corbuzier disambut tawa warga NU yang hadir.
Saat itu, sambung Deddy, dia masih penganut Katolik.
"Di agama saya dulu (Katolik) juga indah. Karena menurut saya semua agama yang diakui di Indonesia sebenarnya indah. Yang membuat nggak indah itu adalah oknum-oknumnya," Deddy Corbuzier berceramah.
Tausiyah Deddy Corbuzier pun berlanjut ke pengalamannya saat masih Katolik. Kata dia, meski Katolik, dia justru paling suka saat Hari Lebaran tiba, bukan Natal.
"Sebab kalo Natal gue capek bangun pohon Natal. Nah saat Lebaran, tetangga datang bawain ketupat, hehehe," canda Deddy Corbuzier.
Ketika mualaf sempat diberi pertanyaan soal Azka, anak semata wayang dari pernikahannya dengan Kalina.
"Kalau kalian merasa mencinta Islam dan merasa ini agama yang luar biasa, kalian ingin orang lain menikmati hal yang sama, mereka jangan ditakut-takuti. Karena kalau ditakut-takuti mereka akan menjauh,
Pada saat saya mualaf, banyak bertanya Azka gimana? Azka muslim gak? kalau Azka gak muslim dosanya ditanggung bapaknya? kalau mau menjadi sesuatu yang baik dan benar jangan ditakut-takuti. Contolah dengan kebaikan bahwa Islam itu indah," tutup Deddy Corbuzier.
Berita Terkait
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
-
Penuhi Undangan Kiai Sepuh, Ketua Umum PBNU Hadiri Silaturahim di Ponpes Lirboyo
-
Gus Yahya Siap Islah, Tegaskan Pentingnya Menjaga Tata Organisasi NU
-
Para Kiai Tegaskan Tak Ada Wacana Pemakzulan Gus Yahya di PBNU
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia